Berita Palembang

Update Harga Karet Sumsel 5 Desember 2022 Kembali Naik Tipis, Tertinggi Rp 20.571 Ribu per Kg

Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini kembali naik tipis dibanding harga kemari

Penulis: Hartati | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO DAVINCHI
Update harga karet di Sumsel kembali naik tipis, Senin (5/12/2022) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Update Harga Karet Sumsel 5 Desember 2022.

Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini kembali naik tipis dibanding harga kemarin.

Naiknya harga karet ini karena nilai tukar rupiah semakin melemah tukar rupiah terhadap dollar.

Kondisis itu juga dibarengi naiknya harga karet dunia sehingga harga secara keseluruhan ikut terkerek naik.

Baca juga: Syarat dan Cara Registrasi Kartu Telkomsel Terbaru 2022, Untuk Pengguna Lama dan Baru

Kenaikan harga karet hari ini merupakan yang pertama kali di pekan ini karena bisa melampaui harga di atas Rp 20 ribu per kg.

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada Senin (5/12/2022) dibandrol Rp 20.571 per kg.

Harga tersebut naik tipis dibanding harga akhir pekan lalu Jumat (2/12/2022) dibandrol Rp 20.511 per kg.

"Indikasi harga karet hari ini naik Rp 60 per kg dibandingkan indikasi karet, Jumat (2/12/2022) untuk KKK 100 persen," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sumsel, Achmad Mirza, Senin (5/12/2022).

Naiknya harga KKK 100 persen juga diikuti naiknya juga harga karet kualitas lainnya mulai dari 40-90 persen.

Harga KKK 90 persen dibandrol Rp 18.513 per kg, KKK 80 persen dibandrol harga Rp 16.456 per kg.

Sedangkan untuk KKK 70 persen dibandrol Rp 14.399 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 12.342 per kg.

KKK 50 persen dibandrol harga Rp 10.285 per kg, dan KKK 40 persen dibandrol harga Rp8.228 per kg.

Baca juga: Cara Berlangganan Nonton Piala Dunia Qatar 2022 Melalui IndiHome Lengkap dengan Biayanya

Menurut Mirza secara keseluruhan, ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional.

Enam fakto tersebut yakni nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS.

Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.(tnf)

Baca artikel menarik lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved