Berita Nasional

Dhio Beli Racun Arsenik dan Sianida Untuk Bunuh Keluarganya Pakai Uang yang Diberi dari Orangtua

Dhio Beli Racun Arsenik dan Sianida Untuk Bunuh Keluarganya Pakai Uang yang Diberi dari Orangtua

Youtube Tvonenews
Dhio Beli Racun Arsenik dan Sianida Untuk Bunuh Keluarganya Pakai Uang yang Diberi dari Orangtua 

TRIBUNSUMSEL.COM - Dhio Daffa Syahdilla alias DDS yang meracuni seluruh anggota keluarganya di Magelang ternyata membli racun arsenik dan sianida dari uang jajan yang diberi orangtuanya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Kapolresta Magelang AKBP Muchamad Sajarod Zakun

Dhio membeli racun secara online dengan harga Rp 450 ribu untuk arsenik dan Rp 750 ribu untuk sianida.

Kedua jenis racun tersebut pun akhirnya membuat ayahnya, Abas Ashari (58); ibunya, Heri Riyani (54) dan kakak kandungnya, Dea Khairunisa (25) meninggal dunia.

Menurut Sajarod, DDS merupakan seorang pengangguran, sehingga seluruh kebutuhannya dipenuhi oleh orangtuanya.

Baca juga: Dhio Daffa Syahdilla Ternyata Sangat Niat Bunuh Keluarganya, Beri Takaran Sianida Berbeda-beda

DDS juga mendapatkan uang jajan dari orangtuanya yang berujung digunakan untuk membei racun arsenik dan sianida untuk membunuh keluarganya itu.

"Tersangka merupakan anak bungsu, selalu diberikan kasih sayang yang berlebih dari kedua orangtuanya, menuruti permintaannya untuk mencukupi kebutuhannya, dipenuhi. Terlebih, uang jajan dan sebagainya," papar Sajarod.

Sajarod menambahkan, sianida dan arsenik ini dipilih DDS untuk membunuh keluarganya setelah ia belajar dari kasus meninggalnya aktivis Munir, kopi sianida Mirna, dan sate sianida Bantul.

Lebih lanjut Sajarod menyebut DDS membeli arsenik sekitar seminggu sebelum pembunuhan pada Rabu, 23 November 2022.

Arsenik itu dicampur pada es dawet sebelum diberikan kepada tiga korban.

Namun karena dosisnya terlalu kecil, arsenik tersebut hanya membuat ketiga korban merasakan mual.

Lalu DDS memutuskan untuk membeli sianida dan menggunakannya untuk membunuh ayah, ibu, dan kakaknya pada 28 November 2022.

Fakta Dhio Pemuda yang Racuni Ayah, Ibu, dan Kakak, Belajar Tentang Racun dari Kasus Munir dan Mirna
Fakta Dhio Pemuda yang Racuni Ayah, Ibu, dan Kakak, Belajar Tentang Racun dari Kasus Munir dan Mirna (Tribunnnews.com)

"Tersangka membeli sianida setelah percobaan pertama (yang gagal). Dia langsung beli lagi dan digunakan pada hari Senin (28 November 2022)," ungkap Sajarod.

DDS mencampurkan sianida ke dalam teh dan kopi yang sebelumnya dibuat oleh ibunya.

Selang 15-30 menit setelah diminum, para korban merasakan mual dan muntah hebat hingga akhirnya meninggal dunia.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved