Berita Palembang

Bawa Senjata Tajam Diduga Hendak Tawuran, 3 Pemuda Diamankan Polsek Kalidoni Palembang

Bawa senjata tajam diduga hendak tawuran, tiga pemuda tanggung diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kalidoni Palembang

Penulis: Fransiska Kristela | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA
Diduga hendak tawuran, tiga pemuda diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kalidoni Palembang, Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 00:50 WIB. Polisi menghadirkan satu dari tiga pemuda yang ditangkap berikut barang bukti senjata tajam dari tersangka saat gelar perkara, Jumat (2/12/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Bawa senjata tajam diduga hendak tawuran, tiga pemuda diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kalidoni Palembang, Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 00:50 WIB.

Ketiga pemuda tersebut diamankan di kawasan Simpang Celentang, depan Kedai Dalu Jalan A Rozak Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni.

Satu dari tiga pemuda yang diamankan tersebut masih berusia di bawah umur.

Ketiga pemuda yang diamankan berinisial RS (17) warga Jalan K HM Asyik Lorong Kedondong Kelurahan 4 Ulu, MR (18) warga Jalan K H M Asyik Lorong Kedondong Kelurahan 4 Ulu Kecamatan SU I, Palembang.

Seorang lagi berinisial DD (20) warga Jalan Talang Keramat Lorong Masjid Jamila Kelurahan Kenten Kecamatan, Talang Kelapa.

Kapolsek Kalidoni AKP Dwi Angga Cesario membenarkan penangkapan yang dilakukan jajarannya, berkat aduan masyarakat setempat ketiga pemuda tersebut akhirnya diamankan.

"Mereka berangkat secara bersama- sama memakai kurang lebih 15 motor,dan kurang lebih ada 30 orang" ungkap Dwi kepada wartawan tribunsumsel.com saat di temui di Polsek Kalidoni.

Baca juga: Sedang Jemput Pacar, Pria di Lubuklinggau Jadi Koban Begal, Pelaku Ditembak Polisi Tapi Kabur

Lanjutnya, sesampai TKP, anggota dan tim berhasil mengamankan 3 remaja yang diduga ikut tawuran saat itu dan mengamankan barang bukti sajam berupa pisau dan celurit.

"Dari ketiga pelaku yang diamankan, hanya DD yang membawa sajam dan mengayun-ayunkan sajam jenis celurit itu," tutur Dwi.

Dari pemeriksaan yang dilakukan anggotanya, diketahui jika DD ini menerima informasi untuk diajak jalan-jalan namun dirinya tidak mengetahui jika akan diajak tawuran.

"Nah dari keterangan dan dari hasil interogasi didapatkan keterangan bahwa ada orang yang mengajak dan menjemput DD untuk pergi, namun menurut pelaku dua tidak mengetahui jika akan diajak pergi untuk tawuran," terang Dwi.

Untuk pelaku DD terancam pidana terkait undang-undang darurat, barangsiapa yang berani membawa senjata tajam tanpa memiliki izin maka bisa di pidana.

"Untuk DD ini lantaran membawa sajam mengarahnya ke Undang-Undang Darurat No 12 tahun 1951 pasal 2 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Diduga hendak tawuran, tiga pemuda diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kalidoni Palembang, Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 00:50 WIB. Polisi menghadirkan pelaku berikut barang bukti senjata tajam dari tersangka saat gelar perkara, Jumat (2/12/2022).
Diduga hendak tawuran, tiga pemuda diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Kalidoni Palembang, Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 00:50 WIB. Polisi menghadirkan pelaku berikut barang bukti senjata tajam dari tersangka saat gelar perkara, Jumat (2/12/2022). (TRIBUN SUMSEL/FRANSISKA KRISTELA)

Sementara dua orang lainnya yang berstatus masih dibawa umur, masih dilakukan pemeriksaan tentang keterkaitan kepemilikan senjata tajam.

"Kita akan panggil orang tua, agar mereka tahu. Kemudian anaknya diberikan arahan untuk tidak ikut ikutan tawuran kembali karena berbahaya dan tindakan tersebut membahayakan masyarakat," katanya.

Untuk mengantisipasi tawuran di kalangan remaja, peran orang tua sangatlah penting untuk memantau dan memonitor pergaulan anak, khususnya di malam hari.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved