Arti Kata Bahasa Arab
Takwa atau Taqwa Artinya Adalah, Berikut Penjelasan Alquran, Tafsir Serta Ciri-ciri Orang Bertakwa
Takwa, sebagai upaya pemeliharaan diri, harus terus-menerus terbenam dalam hati kita. Dengan bekal takwa, seseorang akan mampu mengontrol tingkah laku
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Takwa, sebagai upaya pemeliharaan diri, harus terus-menerus terbenam dalam hati kita. Dengan bekal takwa, seseorang akan mampu mengontrol tingkah laku. Ia akan selalu menimbang apakah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan rasul-Nya atau tidak.
Ciri-ciri Orang yang Bertakwa
Berdasarkan definisi takwa tadi, berikut lima ciri-ciri orang yang bertakwa sebagaimana yang disebut di dalam Alquran surah Ali Imran ayat 133-136.
1. Mohon ampun atas kesalahan
Ciri-ciri orang yang bertakwa, jika mereka cepat-cepat menyadari kesalahan yang diperbuat, lalu beristigfar, memohon ampun kepada Allah.
2. Menafkahkan sebagian harta
Orang yang bertakwa bukan saja mereka yang mengeluarkan zakat sebagai kewajiban atas harta kekayaannya, namun juga mau mengeluarkan sebagian hartanya untuk sedekah.
Dengan demikian, orang-orang yang kikir, pelit dan bakhil bukan termasuk dalam kategori orang-orang yang bertakwa, sebab mereka tidak mau mengeluarkan sebagian hartanya, baik untuk memenuhi kewajiban zakat maupun sedekah.
3. Menahan amarah
Orang yang bertakwa adalah mereka yang sanggup menguasai diri di kala marah sedang memuncak. Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang tidak gampang dikuasai oleh amarahnya. Tingkat kesabaran mereka luar biasa, sehingga saat marah ia masih mengalahkan nafsu amarahnya. Dengan demikian, bukan termasuk dalam kategori orang bertakwa jika mereka sering emosi dan suka marah.
4. Memberi maaf
Kesalahan seseorang kepada orang lain adalah merupakan dosa yang berhubungan langsung dengan sesama. Dosa seperti ini baru bisa dimaafkan jika seseorang yang disakiti mau memberikan kata maaf. Namun, jika tidak, maka selamanya dosa itu tidak akan terhapus, bahkan Allah pun tidak akan memberikan pengampunan terhadap dosa tersebut.
5. Mengerjakan kebaikan
Orang-orang yang bertakwa itu selalu melakukan kebaikan. Mereka tidak suka dengan perbuatan kemungkaran yang bisa menimbulkan kemuzaratan. Bukanlah termasuk orang-orang bertakwa jika seseorang itu selalu berbuat kerusakan.