Berita PLN Insight

PLN Peduli Sentuh Desa Sungai Lisai, RDB Provinsi Bengkulu Tuntas 100 Persen

Bantuan APDAL dan pembangunan PLTMH tersebut merupakan bagian dari program PLN Peduli yang bersumber dari anggaran TJSL.

Editor: Sri Hidayatun
Humas UID S2JB
Percepatan Rasio Desa Berlistrik 100% di Provinsi Bengkulu melalui pemberian Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) untuk Desa Sungai Lisai. 

TRIBUNSUMSEL.COM,BENGKULU- PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) telah melaksanakan percepatan Rasio Desa Berlistrik 100 persen di Provinsi Bengkulu melalui pemberian Alat Penyalur Daya Listrik (APDAL) dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) untuk Desa Sungai Lisai yang masih belum bisa dijangkau oleh jaringan listrik.

Bantuan APDAL dan pembangunan PLTMH tersebut merupakan bagian dari program PLN Peduli yang bersumber dari anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Tidak hanya pengadaan APDAL dan pembangunan PLTMH, PLN memberikan bantuan lengkap dengan pengadaan 2 unit Stasiun Pengisian Energi Listrik (SPEL) dan pembuatan loket pembayaran listrik agar masyarakat dapat mengelola penggunaan APDAL serta PLTMH secara mandiri. 

Desa Sungai Lisai berada di tengah-tengah kawasan hutan lindung taman nasional Kerinci Seblat dan dihuni oleh 91 kepala keluarga.

Termasuk dalam kategori daerah 3T, Desa Sungai Lisai berjarak 11 km dengan desa terdekat di sekitarnya (Desa Sebelat Ulu) yang mana kondisi jalan disana masih berupa jalan setapak.

Agar bisa sampai disana, jalur darat dan jalur sungai harus dilewati.

Baca juga: PLN Beri Penghargaan ke 24 Perusahaan Lokal, Kontribusi Terbaik dalam Peningkatan TKDN

Jalur darat dengan infrastruktur yang belum memadai hanya bisa ditempuh berjalan kaki sekitar 4 jam atau menggunakan motor trail, sementara jalur sungai ditempuh dengan menggunakan ban/benen selama 2-3 jam.

Sebagian kecil masyarakat Desa Sungai Lisai menggunakan penerangan dengan membangun kincir berbahan kayu serta panel surya yang berasal dari bantuan pemerintah tahun 2017. 

Minimnya akses jalan untuk mobilisasi tak mengurungkan niat PLN untuk tetap melistriki Desa Sungai Lisai.

Sebagai alternatif jaringan listrik yang belum bisa mengjangkau daerah tersebut, PLN memberikan APDAL kepada 12 warga desa dan membangun PLTMH berkapasitas 30 kW untuk membantu meringankan aktivitas warga, terutama saat malam hari.

PLN juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan masyarakat Desa Sungai Lisai tentang penggunaan APDAL dan SPEL.

Dengan hadirnya listrik PLN di Desa Sungai Lisai, Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Provinsi Bengkulu kini sudah mencapai 100 persen.
 
Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersya, mengapresiasi langkah PLN dalam menuntaskan tugas kelistrikan hingga mencapai RDB Bengkulu 100 persen.

"Mewakili masyarakat dan kabupaten kota di provinsi Bengkulu, Saya sangat berterima kasih kepada PLN atas progres kerjanya selama ini higga mencapai RDB Bengkulu 100 persen. Saya pun berharap PLN dapat terus mendukung kebutuhan energi masyarakat, karena ketersediaan listrik sangat penting dalam kemajuan daerah serta menarik investor, terlebih lagi potensi pabrik CPO di Bengkulu cukup besar. Kami siap berkolaborasi dan mendukung penuh PLN jikalau terdapat kendala di lapangan," ujar Rohidin.

General Manager UID S2JB, Amris Adnan mengungkapkan bahwa realisasi RDB 100 persen ini menjadi komitmen PLN UID S2JB.

“Alhamdulillah RDB Bengkulu 100 persen ini merupakan komitmen PLN yang telah dicapai berkat bantuan dan sinergi yang baik dengan Pemprov dan pemerintah daerah setempat. Kami mohon supportnya dalam melaksanakan tugas kelistrikan agar selalu berjalan lancar,” ungkap Amris saat menemui Gubernur Bengkulu. 

Harjon Hadi, Kepala Desa Sungai Lisai mengungkapkan rasa haru dan bahagia karena PLN telah peduli dengan kondisi kelistrikan disana yang masih minim.

“Terima kasih sekali PLN, atas bantuannya sudah peduli dengan kondisi kami yang sangat membutuhkan bantuan penerangan. Saya berharap bantuan ini bisa menjadi berkah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat desa,” ucap Harjon.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved