Berita Muara Enim

3 Warga Desa Darmo Muara Enim Terjerat Korupsi Dana Desa Rp 15,5 Miliar, Ini Modusnya

Tiga warga Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim diduga korupsi dana desa Rp 15,5 miliar dari kompensasi perusahaan pertambangan PT MME.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Tiga warga Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim terjerat korupsi dana desa Rp 15,5 miliar dari kompensasi perusahaan pertambangan PT MME. Rilis perkara dilakukan Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi SIK didampingi Kasatreskrim Polres Muara Enim AKP Tony Saputra, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Tiga warga Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim diduga korupsi dana desa Rp 15,5 miliar yang bersumber dari kompensasi perusahaan pertambangan PT Manambang Muara Enim (MME) tahun anggaran 2019 untuk Pemanfaatan Hutan Ramuan Desa Darmo.

Adapun ketiga pelaku adalah Dedi Sigarmanudin (60) selaku Ketua Kerjasama Manfaat/ Tim 11, Safarudin (70) Ketua BPD Desa Darmo dan Mariana (31) Plh Kades Darmo Tahun 2019 yang pada saat itu juga menjabat sebagai Sekdes Darmo.

Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi SIK didampingi Kasatreskrim Polres Muara Enim AKP Tony Saputra menuturkan total kerugian negara akibat penyelewengan ketiganya mencapai Rp 15.533.653.000 miliar dari total Rp 16.500.000.000 miliar.

Kronologisnya, pada tahun 2018, dilakukan kerjasama antara pemerintah desa Darmo dengan PT MME berdasarkan perjanjian kerjasama Nomor: 009 MME-YANGCIK-SAFARUDIN/PERJ.MII/2018, tanggal 24 Agustus 2018 tentang Kerjasama Pemanfaatan Hutan Rimba Desa Darmo oleh PT MME untuk pemanfaatan seluas 15,12 hektar yang terletak di Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Pemanfaatan hutan tersebut digunakan oleh PT MME untuk keperluan penambangan batubara, dan berdasarkan perjanjian tersebut pihak PT MME memberikan kompensasi sebesar Rp 16,5 miliar kepada Pemerintah Desa Darmo.

Berdasarkan Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa bahwa dana kerjasama harus dimasukkan ke rekening kas desa.

Baca juga: Cerita Dibalik Polisi Polsek Tebing Tinggi Empat Lawang Diberi Satu Tandan Pisang

"Namun pada pelaksanaannya pihak pemerintah Desa Darmo bersama ketua tim 11 ternyata dana hasil kerjasama tersebut malah ditransfer ke bank BNI Syariah mikro Cabang Kota Baturaja unit Muara Enim dengan nomor rekening 3260 8195 22 atas nama Dedi Sigarmanuddin bukan ke rekening Desa Darmo," katanya.

Kemudian, lanjut Kapolres Muara Enim, dalam penggunaan dana yang dikelola berdasarkan surat keputusan Kepala Desa Darmo nomor 03/kpts/3/2019 tanggal 13 Maret 2019 tentang penggunaan dana hasil kesepakatan kerjasama memanfaatkan HRD Darmo seluas 15,12 hektar, ternyata tidak sesuai dengan mekanisme APBDes sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Akibat dari penyimpangan tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara.

Berdasarkan hasil audit PKN oleh BPKP perwakilan Sumsel negara mengalami kerugian sebesar Rp 15.533.653.000.

Dalam kasus ini, kata Andi, berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh JPU dan pada hari Rabu tanggal 30 November 2022, akan dilaksanakan pelimpahan barang bukti dan tersangka tahap 2.

Sedangkan untuk pasal yang dikenakan adalah pasal 2, pasal 3 dan pasal 18 ayat (1) huruf (b) undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Untuk ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit 50 juta dan paling banyak 1 miliar.

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya, bukti dokumen kerjasama manfaat antara pemerintah Desa dharmo dengan PT MME, Dokumen permintaan pencairan dana ke rekening atas nama Dedi Sigarmanuddin, Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana kerjasama dan uang tunai sebesar Rp 1.056.000.000 miliar.(sp/ari)

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved