Berita Muratara

Kisah Haru Iptu Herwan Bertemu Ayah dan Anak 8 Tahun Terlantar di Muratara

Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Herwan Oktariansyah bertemu Ayah dan Anak 8 Tahun Terlantar di Muratara

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Awi bersama anaknya saat hendak naik bus AKAP setelah ditolong Kapolsek Rawas Ulu, Kabupaten Muratara. 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Seorang ayah bernama Awi, 34 tahun, terlantar bersama anaknya di Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

Mereka duduk termenung di teras masjid depan pabrik karet yang berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) itu. 

Pria berkumis tebal mengenakan baju abu-abu garis hitam putih itu sambil memegang pundak anak laki-lakinya berusia 8 tahun.

Dengan membawa tas hitam dan kantong plastik hitam berukuran cukup besar, Awi bingung bagaimana melanjutkan perjalanannya.

Dia ingin naik kendaraan umum, namun tidak memiliki uang untuk membayar ongkos sehingga terpaksa menunggu tumpangan gratis. 

Akhirnya Awi mendapat keberuntungan dipertemukan dengan seorang polisi yaitu Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Herwan Oktariansyah

Iptu Herwan mengungkapkan, mulanya dia menunaikan salat Zuhur di masjid tempat Awi dan anaknya terlantar itu. 

Saat hendak mengenakan sepatunya usai salat, Herwan melihat ayah dan anak itu tampak sedih.

"Lalu saya dekati, saya tanya bapak bawa tas sama kantong plastik itu dari mana mau kemana," kata Herwan pada TribunSumsel.com, Kamis (24/11/2022). 

Kepada Kapolsek, Awi mengungkapkan bahwa dirinya melakukan perjalanan dari Kabupaten Lahat hendak ke kampung halamannya di Medan. 

Dari Lahat, Awi bersama anaknya naik turun kendaraan menumpang gratis, karena tidak memiliki uang sama sekali. 

"Dia numpang truk, sampai di Muratara diturunkan. Karena dia tidak punya uang sepeser pun, jadi tidak ada yang mau menumpanginya secara gratis," ujar Herwan. 

Awi dan anaknya lantas dibawa oleh Kapolsek ke kantornya yang kebetulan tak jauh dari masjid tersebut. 

Iptu Herwan kemudian meminta anggotanya untuk mencari kendaraan umum dengan tujuan Medan. 

Baca juga: Prediksi Juara Piala Dunia 2022, Ketua Golkar Muratara Jagokan Jerman

Akhirnya ada bus PMTOH, lalu Awi dan anaknya dititipkan di bus antar kota antar provinsi (AKAP) itu. 

"Saya bayar lunas ongkos busnya, saya kasih juga dia (uang) untuk bekal di perjalanan, semoga bapaknya dan anaknya selamat sampai tujuan," tutur Herwan. 
 
 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved