Berita Selebriti

Widy Vierratale Buka Suara Usai Dilaporkan ke Polisi Imbas Buka Baju Saat Konser: Woles Aja

Widy Vierratale Buka Suara Usai Dilaporkan ke Polisi Imbas Buka Baju Saat Konser: Woles Aja

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
ig/widiwidikidiwdkdw
Widy Vierratale Buka Suara Usai Dilaporkan ke Polisi Imbas Buka Baju Saat Konser: Woles Aja 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri

TRIBUNSUMSEL.COM - Widy Vokalis grup band Vierratale akhirnya buka suara terkait dilaporkan pihak kepolisian.

Widy Vierratale dilaporkan buntut aksinya membuka baju saat konser musik di Palu, Sulawesi Tengah pada 20 Oktober 2022 lalu.

Laporan Forum Pemuda Sulawesi terhadap Widy Vierratale telah masuk ke Bareskrim Polri pada Rabu (16/11/2022).

Aksi sang vokalis band Vierratale yang melemparkan bajunya ke para penonton dianggap telah melakukan tindakan tidak senonoh sehingga terancam sepuluh tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Baca juga: Kronologi Komikus Kharisma Jati Hina Ibu Negara Iriana Jokowi, Kaesang Pangarep-Gibran Pasang Badan

Penyebab Widy Vierratale dilaporkan polisi usai heboh jadi sorotan terkait aksinya buka baju diatas panggung.
Penyebab Widy Vierratale dilaporkan polisi usai heboh jadi sorotan terkait aksinya buka baju diatas panggung. (Ig/@widikidiwdkdw)

Terkait aksinya yang dianggap sebagai tindak pidana pornografi, Widy Vierratale memberikan klarifikasi.

Menurutnya, aksi tersebut dilakukan sudah biasa saja sebagai anak band metal.

"Ya mental band gimana, woles aja," ucap Widy Vierratale, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, pada Jumat (18/11/2022).

Widy Vierratale pun membeberkan bahwa setiap aksi panggungnya akan ada sebuah atraksi.

"Setiap panggung memang akan ada atraksi-atraksi, namanya juga nge-band musisi, berawal dari metal kita, kan," beber Widy Vierratale.

Wanita 32 tahun ini mengaku aksi tersebut kerap dilakukan di atas panggung.

Baca juga: Widy Diminta Klarifikasi Dalam 3x24 Jam Soal Aksi Buka Baju Saat Konser, Terancam Dipenjara 10 Tahun

Namun berkat sosial media saat ini, aksi Widy Vierratale tersebar ke banyak orang.

"Sekarang bedanya ada sosmed saja, dulu nggak."

"Sebenarnya hal-hal kayak gitu, sudah biasa. Buat orang-orang lama sudah biasa mungkin," jelas Widy Vierratale.

Saat manggung di Palu, Widy Vierratale tengah memakai koas dan celana panjang.

Lalu, Widy Vierratale membuka kaos yang ia pakai dan melempar ke arah penonton.

Widy Vierratale Dilaporkan Ke Polisi Terkait Aksi Buka Baju Saat Konser
Widy Vierratale Dilaporkan Ke Polisi Terkait Aksi Buka Baju Saat Konser (Kolase/IST)

Widy Vierratale menegaskan bahwa yang ia pakai itu bukan bra, melainkan baju olahraga (sport bra).

"Udah gitu bukan beha kan dalamannya. Itu baju olahraga, sport bra sekarang sudah bagus-bagus kan," tegas Widi Vierratale.

Jauh sebelumnya juga, Widy mengaku hal itu dilakukannya karena spontan dan merasa gerah sehingga ia melepaskan dan melemparkan bajunya ke arah penonton.

"Iya (spontan) gerah, panas. Udah gitu kan pakai bukan beha itu baju olahraga dalamnya, sport bra sekarang udah bagus-bagus kan," kata Widy membela diri.

Widy melanjutkan, aksi seperti itu bukan hal baru bagi baginya.

Atas aksi tersebut, Widy dikenakan UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi yang disangkakan terkait Pasal 10 Juncto Pasal 36 atas tindakannya membuka baju di atas panggung yang dianggap tidak senonoh.

Dalam laporannya, Zainul Arifin turut menyertakan beberapa barang bukti.

Baca juga: Link Streaming Sinetron Bintang Samudera 18 November 2022: Agnes Murka Andrian Gagalkan Misi Bintang

Zainul juga mengatakan bahwa aksi panggung Widy sangat tidak mencermikan budaya masyarakat kota Palu.

Mereka takut bencana Tsunami yang pernah terjadi di Palu tahun 2018 silam terulang lagi karena adanya perilaku yang kurang baik.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Pemuda Sulawesi, Mualim Bahar.

Dia mengaku, sebetulnya dirinya merupakan salah satu penggemar Widy.

Namun demikian, dia turut menyayangkan aksi buka baju yang dilakukan Widy Vierratale ketika manggung.

"Tolong jangan merusak budaya kami, kampung kami, kami tidak ingin ada azab di kampung kami," ujarnya dikutip dari TribunMedan.

Baca berita lainnya di google news

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved