Seputar Islam

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Yang Benar

Pada saat wanita berada dalam kondisi haid atau menstruasi tubuhnya akan kotor dan tidak suci. Sehingga setelah selesai masa menstruasi wanita wajib m

Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Abu Hurairah
Tribunjogja.com
Niat dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid, Lengkap Penjelasan Tentang Apa itu Haid? 

TRIBUNSUMSEL.COM - Menstruasi atau Haid merupakan siklus normal yang sering terjadi pada wanita setiap bulannya. Apa sebenarnya menstruasi tersebut?

Menstruasi atau haid adalah peristiwa keluarnya darah dari rahim wanita yang telah mencapai usia dewasa atau baligh. Darah menstruasi yang asalnya adalah berasal dari lapisan rahim.

Siklus menstruasi dihitung sejak hari pertama hingga menstruasi berikutnya. Perhitungan menstruasi ini tentu tidak sama pada setiap wanita. Siklus yang normal biasanya berkisar dari 21 sampai 35 hari.

Siklus berdurasi panjang pada masa remaja namun biasanya akan memendek dan menjadi lebih teratur dengan bertambahnya usia. Tetapi kadang siklus bisa teratur dan tidak teratur.

Kamu akan mengalami gabungan gejala, emosional dan fisik, yang dimulai sebelum siklus menstruasi terjadi. Kondisi ini yang dikenal sebagai sindrom pramenstruasi atau premenstrual syndrome (PMS). Gejala umum dari menstruasi normal berbeda-beda pada setiap wanita.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Mandi Gerhana Bulan Total 8 November 2022 untuk Ibu Hamil, Pria dan Wanita

Masa haid biasanya mulai dari usia 11-14 dan berlanjut hingga usia 51 tahun. Selama siklus, Kamu mungkin akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut:

  • Pendarahan yang berlangsung antara tiga sampai lima hari
  • Kram perut
  • Nyeri dada
  • Kembung
  • Mengidam makanan
  • Mood swings dan mudah marah
  • Sakit kepala
  • Kelelahan

Pada saat wanita berada dalam kondisi haid atau menstruasi tubuhnya akan kotor dan tidak suci. Sehingga setelah selesai masa menstruasi wanita wajib melakukan mandi besar. Mandi wajib atau disebut juga mandi besar atau mandi junub merupakan mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas atau najis besar.

Mandi wajib dilakukan agar seseorang suci dari hadas besar sebelum ia beribadah menghadap Allah SWT. Karena sesungguhnya Allah menyukai orang orang yang bersih dan suci. Jadi orang yang sedang haid tidak diwajibkan untuk menjalankan ibadah seperti shalat, puasa, bersenggama dan membaca atau menyentuh Al-Qur’an sebelum dirinya benar benar telah suci.

Berikut Niat dan Tata Cara Mandi Wajib selepas Haid :

Niat Mandi Wajib

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal minal haidhii Fardhan lillaahi ta’aalaa.”

Artinya: “Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar sebab haid karena Allah Ta’ala”.

Baca juga: Mandi Taubat : Tata Cara, Bacaan Niat, Dilakukan Sebelum Sholat Taubatan Nasuha

Tata Cara Mandi Wajib

  • Membaca Niat
  • Membasuh atau mencuci kedua tangan sebanyak 3 kali sebelum mandi atau sebelum memasukkannya ke tempat air.
  • Membasuh tangan kanan dan kiri sampai dirasa bersih dan tidak meninggalkan kotoran.
  • Membersihkan kemaluan dengan menggunakan tangan kiri.
  • Mencuci tangan kiri dengan sabun atau semacamnya yang digunakan untuk membersihkan kemaluan.
  • Berwudhu menggunakan air mengalir secara sempurna seperti wudhu ketika hendak melakukan shalat.
  • Menyiramkan air mulai dari atas kepala hingga seluruh badan bagian kanan sebanyak tiga kali, ulangi pada bagian kiri sebanyak tiga kali
  • Gosok sela sela rambut hingga seluruhnya terbasahi oleh air. Perempuan dilarang untuk mengikat rambutnya.
  • Gunakan wewangian atau sabun untuk membersihkannya, gosokkan ke seluruh tubuh.
  • Bilas dengan air yang bersih dengan mengguyur air keseluruh badan dari sisi kanan, lalu ke sisi kiri.
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved