Berita Nasional
Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan Menduga Mantan Istri Terlibat 'Skenario' Miskinkan Dirinya
Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan mengklaim jadi jenderal termiskin di Indonesia akibat ulah anak angkat dan menantunya yang merupakan oknum polisi.
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan mengklaim jadi jenderal termiskin di Indonesia akibat ulah anak angkat dan menantunya yang merupakan oknum polisi.
Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan menilai hidupnya yang kini melarat diduga juga tidak terlepas dari siasat mantan istrinya.
Dalam cuplikan di akun YouTube Uya Kuya, Hendro Kurniawan
mengungkap, hartanya itu dikuasai secara bertahap dengan dikondisikan.
Menurutnya, kondisi ini adalah siasat yang disusun mulai dari awal menikah dengan istrinya di tahun 1986 hingga jelang ia pensiun pada tahun 2018.
Baca juga: Ayah Brigadir J Khawatir Imbas Sidang Ferdy Sambo CS Ditunda : Memungkinkan Terdakwa Atur Strategi
Tak hanya anak angkat dan menantu, Hendro menyebut mantan istrinya pun ikut di dalam 'skenario' ini.
Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan menyebutkan ada rumah, surat-surat berharga hingga kendaraan diduga dikuasai oleh anak angkat dan menantunya secara bertahap.
Oleh sebab itu, di masa pensiun ini, Hendro mengaku tak memiliki apa-apa lagi.
"Rumah ada 14, mobil 14," ungkapnya di YouTube Uya Kuya TV, Selasa (15/11/2022),
Sejumlah kendaraan tersebut, di antaranya Hyundai, Hi Ace Commuter, Honda Jazz, Mitsubishi Galant, Grand Vitara, L300, Mitsubishi Kuda, Terrano, Sprint Mercy, dan empat lainnya roda dua.
"Itu diambil semua," ujarnya.
Ia mengungkap, hartanya itu dikuasai secara bertahap dengan dikondisikan.
Ini adalah siasat yang disusun mulai dari awal menikah dengan istrinya di tahun 1986 hingga jelang ia pensiun pada tahun 2018.
Tak hanya anak angkat dan menantu, Hendro menyebut mantan istrinya pun ikut di dalam 'skenario' ini.
Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan mengungkapkan kehidupannya berubah 180 derajat setelah mengangkat seorang anak.
Hendro Gunawan pun menjelaskan kronologi dirinya mengangkat seorang anak ketika dari pernikahan pertamanya hingga ia mengalami kebangkrutan.
Dari situ, Hendro mengatakan jika ada gelagat aneh di awal-awal pernikahannya yang ia klaim sang istri ingin memisahkan dengan keluarganya.
Pernikahanya dengan istri pertamannya belum dikaruniai buah hati telah berjalan dua tahun, hingga membuatnya memutuskan untuk mengadopsi seorang anak perempuan.
Baca juga: Benarkah Satu Keluarga di Kalideres Tewas Misterius Ikut Sekte Tertentu, Polisi : Masih Didalami
Kala itu, Hendro Gunawan mengaku terkejut sang istri secara tiba-tiba membawa seorang anak untuk diangkat selepas dirinya pulang pendidikan selama 40 hari.
"Saya pulang sekolah, tau-tau dia sudah bawa anak kecil yang kata dia diberikan kepada saudara temannya yang kebetulan bapaknya di PHK, umur kurang lebih 3 atau 5 bulanan," ungkap Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan kepada Uya Kuya.
Hendro Gunawan kembali mengangkat seorang anak perempuan lagi ketika dirinya bertugas di Banda Aceh.
Ia mengaku telah membesarkan kedua anak angkatnya hingga mendapatkan kebutuhan yang tercukupi.
Bahkan anak angkat pertamanya menjadi lulusan pendidikan S2.
Menginjak dewasa, anak pertamanya tersebut berontak lantaran merasa tak terima mengetahui statusnya sebagai anak pungut.
"Apapun yang dia mau dituruti, berjalan waktu dia mulai dewasa saya ceritakanlah semuanya, gak mau dia(Hesti) berontak 'aku gak mau, bapakku tu bapak'," ungkapnya.
Berjalan waktu, Hendro Gunawan menuntun sang anak hingga dewasa.
Ia pun mempertemukan putri angkatnya dengan anak temannya yang merupakan seorang polisi.
Lebih lanjut, putri pertamanya menjalin hubungan dengan anak teman lamanya selama 8 tahun, hingga keduanya naik ke jenjang pernikahan.
Lambat laun, pria yang menjadi menantunya diakui menguasai harta kekayaannya.
Menantu angkatnya itu disebut kini bertugas di Mabes Polri sebagai seorang perwira.
"8 tahun pacaran saya berikan semua, sampai dia(menantu) kehilangan motor dinas saya ganti, dia ambil kredit bank saya tutupi, sampai mereka menikah, ada syarat yang dia minta harus ada rumah, toko, dan mobil," ungkap Hendro Gunawan.
Tangis Hendro pecah menyesali perbuatannya menikahkan seorang yang bukan anak kandungnya.
Terlebih anak angkat yang telah dibesarkannya itu berlaku semena-mena mengusai hartanya.
"Inilah dosa terbesar saya pada sampai saat ini, saya tidak bisa membalas dosa saya karena saya bukan menikahkan anak kandung saya, itu yang saya sakit." ujarnya.
"Saya sayang banget sama anak saya, tapi apa yang dibales sekarang, ternyata yang dibales air tuba, semua harta saya habis diambil dikuasahi," ungkap Hendro.
Mirisnya, anak angkat dan menantunya mengatakan sang ayah akan meninggal ditahun 2020 setelah gagal meributkan harta.
"Jadi karena telpon-telpon dengan adik saya, dia bilang walaupun kakak nanti 2020 tidak ada lagi, semua harta itu tidak bisa ke kamu karena kamu bukan anak kandung, karena ucapan itu mereka gelisah mendesak ke saya," ujarnya.
Dengan rencana yang diklaimnya sudah diskenario, harta Hendro pun perlahan habis.
Baca juga: Ngaku Sedang Galau Hingga Dibayar Rp 3 Juta, Sederet Fakta CZ Tersangka Baru Video Kebaya Merah
Aset atas milik Hendro pun telah dibalik nama oleh anak angkat dan menantunya dengan modus jual beli.
Hendro menyebutkan tidak ada bukti kwitansi hingga uang yang masuk ke rekeningnya.
"Untuk mengambil pakaian saya aja itu saya sampai diteriaki maling sama anak pungut sama menantu di rumah dinas saya," ungkapnya.
Upaya Hendro menggugat pun tak membuahkan hasil, sekalipun ia mendatangi Propam 2-3 bulan lalu.
Hendro kini tak menampik dirinya disebut sebagai Jenderal termiskin di Indonesia.
"Boleh dikatakan begitu (jenderal termiskin), karena pensiun saya pun sudah tidak ada, semua sudah tidak ada jadi saya harus menempuh jalur hukum dan tidak punya modal apa-apa," ungkap Hendro.
Ia menyebutkan ada belasan rumah, kendaraan bahkan rumah dinas yang diklaim 'dirampok' oleh anak angkat, menantu bahkan mantan istrinya.
Hendro pun cerai dengan istri pertamanya dan kini hidup bersama istri keduanya dan memiliki anak kandung.
Uya Kuya pun berharap dengan adanya podcast ini, pihak terkait menindaklanjuti kasus Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan.
Sosok Hendro Gunawan
Brigjen Pol (Purn) Muhammad Hendro Gunawan memiliki pangkat bintang satu perwira tinggi.
Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolres yang dalam podcast Uya Kuya tak disebutkan Kapolres mana.
Tak hanya itu, Brigjen Muhammad Hendro Gunawan juga sempat bertugas di Mabes Polri.
Baca berita lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Brigjen-Pol-Purn-Hendro-Gunawan-mengklaim-dimiskinkan-anak-angkat.jpg)