Berita Nasional

Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan Menduga Mantan Istri Terlibat 'Skenario' Miskinkan Dirinya

Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan mengklaim jadi jenderal termiskin di Indonesia akibat ulah anak angkat dan menantunya yang merupakan oknum polisi.

Youtube/Uya Kuya TV
Brigjen Pol (Purn) Muhammad Hendro Gunawan menyebut ada dugaan skenario mantan istri untuk memiskinkan dirinya. Diketahui, Brigjen Pol (Purn) Hendro Gunawan mengklaim dirinya adalah Jenderal termiskin di Indonesia akibat ulah anak angkat dan menantu yang seorang oknum polisi. 

"8 tahun pacaran saya berikan semua, sampai dia(menantu) kehilangan motor dinas saya ganti, dia ambil kredit bank saya tutupi, sampai mereka menikah, ada syarat yang dia minta harus ada rumah, toko, dan mobil," ungkap Hendro Gunawan.

Tangis Hendro pecah menyesali perbuatannya menikahkan seorang yang bukan anak kandungnya.

Terlebih anak angkat yang telah dibesarkannya itu berlaku semena-mena mengusai hartanya.

"Inilah dosa terbesar saya pada sampai saat ini, saya tidak bisa membalas dosa saya karena saya bukan menikahkan anak kandung saya, itu yang saya sakit." ujarnya.

"Saya sayang banget sama anak saya, tapi apa yang dibales sekarang, ternyata yang dibales air tuba, semua harta saya habis diambil dikuasahi," ungkap Hendro.

Mirisnya, anak angkat dan menantunya mengatakan sang ayah akan meninggal ditahun 2020 setelah gagal meributkan harta.

"Jadi karena telpon-telpon dengan adik saya, dia bilang walaupun kakak nanti 2020 tidak ada lagi, semua harta itu tidak bisa ke kamu karena kamu bukan anak kandung, karena ucapan itu mereka gelisah mendesak ke saya," ujarnya.

Dengan rencana yang diklaimnya sudah diskenario, harta Hendro pun perlahan habis. 

Baca juga: Ngaku Sedang Galau Hingga Dibayar Rp 3 Juta, Sederet Fakta CZ Tersangka Baru Video Kebaya Merah

Aset atas milik Hendro pun telah dibalik nama oleh anak angkat dan menantunya dengan modus jual beli.

Hendro menyebutkan tidak ada bukti kwitansi hingga uang yang masuk ke rekeningnya.

"Untuk mengambil pakaian saya aja itu saya sampai diteriaki maling sama anak pungut sama menantu di rumah dinas saya," ungkapnya.

Upaya Hendro menggugat pun tak membuahkan hasil, sekalipun ia mendatangi Propam 2-3 bulan lalu.

Hendro kini tak menampik dirinya disebut sebagai Jenderal termiskin di Indonesia.

"Boleh dikatakan begitu (jenderal termiskin), karena pensiun saya pun sudah tidak ada, semua sudah tidak ada jadi saya harus menempuh jalur hukum dan tidak punya modal apa-apa," ungkap Hendro.

Ia menyebutkan ada belasan rumah, kendaraan bahkan rumah dinas yang diklaim 'dirampok' oleh anak angkat, menantu bahkan mantan istrinya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved