Berita Nasional

Kondisi di Papua Tengah Usai Terjadi Konflik, Bermula Truk Tabrak Seorang Anak, Satu Orang Tewas

Konflikpun tak terhindarkan dan mengakibatkan satu warga sipil meninggal dunia dan enam orang lainnya berhasil dievakuasi aparat kemanan.

Editor: Slamet Teguh
Kolase Tribunsumsel.com
Kondisi di Papua Tengah Usai Terjadi Konflik, Bermula Truk Tabrak Seorang Anak, Satu Orang Tewas 

TRIBUNSUMSEL.COM - Konflik kembali terjadi di Papua, tepatnya di Kabupaten Dogiyai.

Konflik ini bermula ketika ada seorang anak yang tewas karena ditabrak truk.

Akibatnya, konflikpun tak terhindarkan dan mengakibatkan satu warga sipil meninggal dunia dan enam orang lainnya berhasil dievakuasi aparat kemanan.

Korban meninggal dunia tersebut bernama Ikbal, seseorang yang berprofesi sebagai penjaga kios.

Ikbal ditemukan dalam kondisi tubuh hangus terbakar serta dikubur secara tidak layak di sekitaran Kampung Ikebo.

Lantas apa penyebabnya? Massa mengamuk pada Sabtu (12/11/2022) hingga Minggu (13/11/2022) dini hari.

Akibatnya enam kantor pemerintahan terbakar, hingga dua polisi terluka dalam peristiwa tersebut.

Amukan massa tersebut dipicu karena kematian seorang anak berusia 5 tahun akibat kecelakaan lalu lintas.

Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengemukakan, anak yang mengalami kecelakaan adalah Noldi Goo (5). Bocah tersebut tewas usai tertabrak truk.

"Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (12/11/2022) sekitar pukul 14.30 WIT di Kampung Ikebo," kata Faizal di Jayapura, Sabtu. Hal tersebut memicu kemarahan warga.

Warga kemudian menyerang sopir dan membakar satu unit rumah di arah Kampung Mauwa dan dua unit kendaraan truk.

Aparat sempat mengamankan sopir yang menabrak korban dan membawa sopir itu ke Polres Dogiyai.

Tapi massa yang marah mendatangi Polres Dogiyai dan mendesak polisi menyerahkan sopir truk tersebut pada mereka.

"Dampak dari kejadian tersebut, sekelompok massa merangsek maju ke Polres dan berusaha untuk mengambil sopir namun berhasil diarahkan dan dikendalikan,” ujar Fazal.

“Kemudian massa bergabung dari arah Kampung Mauwa dan Kamu Selatan memaksa masuk untuk membakar Pasar Ikebo namun sementara berhasil dihalau dengan tembakan gas air mata dan pasukan gabungan ambil posisi bertahan jaga dalam kota," sambungnya.

Baca juga: Profil Apolo Safanpo, Ribka Haluk dan Nikolaus Kondomo Jabat Pj Gubernur 3 Daerah Otonomi Baru Papua

Baca juga: Daftar Pj Gubernur Usai Pemerintah Resmikan 3 Provinsi Baru Papua, Ini Daftar Kabupaten Wilayahnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved