Berita Nasional

Isi Kulkas Rumah Satu Keluarga Tewas Membusuk Bikin Kaget Polisi, Hasil Otopsi : Meninggal 3 Pekan

Fakta baru dibalik tewasnya satu keluarga membusuk di perumahan Citra Garden 1 Extension, kamis malam (11/11) dikuak kepolisian

Editor: Moch Krisna
Kolase/IST
Isi Kulkas Rumah Satu Keluarga Tewas Bikin Kaget Polisi, Hasil Otopsi Dikuak 

Anak perempuan dari keduanya yang juga ditemukan tewas bernama Dian (40). Jasad satu lagi diketahui bernama Budyanto Gunawan (69). Ia merupakan ipar dari Rudianto.

Keempat jasad ditemukan di ruangan terpisah di dalam rumah di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam.

Polisi (kiri) mengevakuasi penemuan mayat satu keluarga terdiri dari empat orang, yakni pasangan suami istri, anak usia 30 tahun dan ipar di rumah Blok AC5 No 7, Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam. Kondisi empat mayat satu keluarga itu membusuk dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi. Penampakan lokasi penemuan empat mayat satu keluarga dalam kondisi membusuk (kanan).
Polisi (kiri) mengevakuasi penemuan mayat satu keluarga terdiri dari empat orang, yakni pasangan suami istri, anak usia 30 tahun dan ipar di rumah Blok AC5 No 7, Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022) malam. Kondisi empat mayat satu keluarga itu membusuk dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi. Penampakan lokasi penemuan empat mayat satu keluarga dalam kondisi membusuk (kanan). (Tribun Jakarta)

Penemuan berawal dari warga yang mendobrak rumah secara paksa lantaran mencium bau busuk selama sepekan terakhir. Para korban dikenal warga sebagai keluarga yang tertutup dan jarang bersosialisasi meski sudah sekitar 20 tahun tinggal di lokasi tersebut.

Sebelumnya, Di mata warga, sosok keluarga RG dan MG Dikenal tertutup dan jarang berkomunikasi.

Salah warga bernama Utomo (57) mengaku, keluarga RG dan RM jarang berkumpul dengan tetangga.

"Jadi sosoknya itu abu-abu, kami enggak ada yang tahu karena tertutup, kurang bermasyarakat, kurang bergaul, enggak pernah menyapa atau menegur," ujar Utomo.

Bahkan, kata Utomo, saat petugas Pembangkit Listrik Negara (PLN) datang, petugas tersebut kerap tak menyadari jika di dalam rumah tersebut terdapat orang.

Sehingga, listriknya sudah diputus oleh PLN sekitar satu minggu yang lalu.

Listrik tersebut baru menyala ketika empat jasad yang ditemukan dievakuasi.

"Sudah diputus oleh PLN, mungkin karena enggak pernah bayar," kata Utomo.

Sementara itu, Utomo menyebut, warga menemukan jenazah tersebut karena mencium aroma busuk yang menyengat dari rumah keempatnya.

Diakui Utomo, aroma busuk tersebut tercium hingga radius 10 meter.

Ia juga mengaku menyaksikan langsung proses pembobolan paksa gerbang rumah dan pintu oleh RT, RW, dan petugas keamanan setempat.

Tak hanya itu, Utomo menjelaskan satu kondisi jasad yang sudah memilukan karena diduga sudah lama meninggal.

"Baunya bisa kecium, 10 meteran. Satu jenazah sudah hampir copot antara leher dan kepalanya, kayaknya sudah lama. Kalau tiga lainnya masih baru," jelas Utomo.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved