Harga Karet Palembang

Info Harga Karet di Sumsel Hari Ini, KKK 100 Persen Naik Tipis Rp 35 per Kg

Info harga karet di Sumsel hari ini untuk KKK 100 persen hingga 40 persen naik tipis dibanding harga kemarin.

Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
DOK TRIBUN SUMSEL
Info harga karet di Sumsel hari ini untuk KKK 100 persen naik tipis Rp 35 per kg dibanding harga kemarin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Info harga karet di Sumsel hari ini untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen hari ini naik tipis dibanding harga kemarin.

Naiknya harga karet ini karena memang harga karet dunia hari ini menguat tipis juga dibarengi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika sehingga harga secara keseluruhan ikut menguat juga.

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 4 November dibandrol Rp 18.879 per kg atau naik Rp 35 per kg dibanding harga kemarin 3 November dibandrol Rp 18.844 per kg.

"Indikasi harga karet hari ini naik Rp 35 per kg dibandingkan indikasi karet Kamis (3/11/2022) untuk KKK 100 persen," kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Sumsel, Achmad Mirza, Jumat (4/11/2022).

Baca juga: Update Temuan Mayat Tertimbun Lumpur Bekas Galian di Sungai Menang OKI, Dugaan Korban Dibunuh

Naiknya harga KKK 100 persen juga diikuti naiknya juga harga karet kualitas lainnya mulai dari 40-90 persen.

Harga KKK 90 persen dibandrol Rp 16.991 per kg, KKK 80 persen dibandrol harga Rp 15.103 per kg.

Sedangkan untuk KKK 70 persen dibandrol Rp 13.215 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 11.327 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 9.439 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 7.551 per kg.

Menurut Mirza secara keseluruhan, ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional. Yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS.
Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain maka akan berpengaruh terhadap harga karet.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.

Harga Karet Dunia Anjlok 

Harga karet dunia anjlok sebagai dampak dari Tiongkok lockdown. Tidak ada perusahaan pengolahan karet beraktivitas.

Ketua Umum Gapkindo Alex K Eddy mengatakan harga karet belakangan terus turun hanya berkisar di angka 1,1-1,3 dollar Amerika per kilogram untuk kadar karet kering. .

Lockdown yang diterapkan di Tiongkok ini mengakibatkan tidak adanya perusahaan beraktivitas atau atau melakukan pengolahan.

Otomatis permintaan karet dari Tiongkok juga setop.

Padahal sejauh ini negara yang paling banyak menggunakan karet alam ini adalah Tiongkok.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved