Berita Kriminal Palembang

Kronologi Pengeroyokan Sopir Truk di Kertapati Palembang, Dibacok dan Kaca Dipecah

Polisi mengungkap kronologi pengeroyokan sopir truk di Kertapati pada Jumat (28/10/2022) malam. Satu pelaku sudah ditangkap

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAT
Dedi Apriansyah (19) Pelaku pengeroyokan sopir truk saat digiring ke Polsek Kertapati, Senin (31/10/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Polisi mengungkap kronologi pengeroyokan sopir truk di Kertapati pada Jumat (28/10/2022) malam.

Diketahui polisi sudah mengamankan satu pelaku pengeroyokan sopir truk Dedi Apriansyah (19) warga Dusun III Desa ibul Besar III Kecamatan pemulutan kabupaten Ogan Ilir. 

Kapolsek Kertapati AKP Alfredo Hidayat mengatakan kini tengah memburu pelaku pengeroyokan sopir truk lainnya. 

"Identitas pelaku yang diburu sudah diketahui, sekarang pengembangan masih kami lakukan, " ujar Alfredo, Senin (31/10/2022). 

Ia menjelaskan kronologi kejadian bermula dari sepupu pelaku Dedi, yakni Firmansyah yang telah melakukan pencurian tiga drigen minyak solar milik korban Syahmi Rivando (36) yang akan digunakan sebagai minyak solar cadangan untuk di perjalanan.

"Solar tersebut berada di mobil truck box yang dikendarai oleh korban Syahri Rivando, namun pelaku Firmansyah (DPO) yang mengetahui jeriken itu ada isi solar langsung mengambil jeriken tersebut," jelasnya 

Tak tinggal diam, korban kemudian turun berusaha mengambil kembali jeriken tersebut.

Sehingga korban mengejar pelaku dengan membawa besi, lalu minyak solar tersebut berhasil diambil lagi oleh korban

Sementara Firmansyah kabur melarikan diri memberitahukan kepada keluarganya yakni pelaku Dedi dan AN (DPO)  bahwa dirinya telah dipukul oleh korban menggunakan besi. 

Mendengar cerita dari Firmansyah membuat keluarganya emosi, lalu pelaku Dedi dan Ansori alias Solid dengan membawa kayu mendatangi korban. 

"Pelaku secara bersama-sama melakukan pengerusakan terhadap kaca mobil bagian depan dan samping kanan, sehingga korban memacu kendaraan mobil hingga tiba di traficlight Flyover Nillakandi, namun ternyata pelaku Dedi dan Ansori alias Solid bersama 2 orang lainnya yang identitasnya belum diketahui datang kembali dengan membawa kayu, melihat hal tersebut korban turun dari atas mobil dari pintu kiri dan berlari menyelamatkan diri," tuturnya.

Baca juga: Dua Remaja Putus Sekolah Nyaris Jadi Korban Amuk Massa di Palembang, Ketangkap Tangan Bawa Celurit

Namun salah seorang pelaku yang masih DPO mengejar korban dengan membawa senjata tajam jenis pisau sehingga korban terjatuh, dan seketika itu korban dibacok oleh pelaku.

"Korban mengalami luka di tangan akibat luka bacok, " katanya. 

 

Hanya Pecahkan Kaca

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved