Berita Lubuklinggau
Cerita Sumpah Pemuda 28 Oktober, AK Gani Terlibat Jadi Panitia di Batavia
Cerita Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Adnan Kapau Gani atau biasa disebut A.K.Gani terlibat jadi panitia
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis
TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU --Adnan Kapau Gani atau biasa disebut A.K.Gani adalah seorang tokoh perjuangan asal Sumatera Barat yang diberi gelar Pahlawan Nasional Indonesia.
AK Gani merupakan seorang dokter, politikus, dan sekaligus sebagai tokoh militer kala itu.
Pada peristiwa sejarah Soempah Pemoeda yang dibacakan pada 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi tak lepas juga dari peran AK Gani.
Di Kota Lubuklinggau Sumsel, jasa AK Gani tak bisa dilupakan karena pernah menduduki jabatan Komandan Subkoss Garuda Sriwijaya.
Berlian Susetyo, Staf Museum Subkoss Garuda Sriwijaya menyampaikan sosok AK Gani ketika kongres Sumpah Pemuda di Jakarta (Batavia) saat itu sempat melibatkan diri.
"Saat itu usianya masih sangat muda mempunyai peran aktif memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia," ungkap Berlian pada wartawan, Jumat (28/10/2022).
Dia menjelaskan peran AK Gani saat itu meski hanya membantu, karena bertindak sebagai panitia pelaksana dan sebagai perwakilan dari tokoh pemuda asal Sumatera.
"Karena saat itu sama-sama Sumatra dan ketua Jong Sumatra kala itu Mohammad Yamin, akhirnya AK Gani ikut dilibatkan," ujarnya.
Kemudian masa setelah kemerdekaan AK Gani bertugas di Subkoss Garuda Sriwijaya bertindak sebagai pimpinan militer saat itu.
"Ketika itu pemimpin pertama ditarik ke Bukit Tinggi, karena kosong akhirnya ditunjuklah AK Gani sebagai komandan Subkoss selanjutnya," ujarnya.
Peran AK Gani Dalam Proklamasi 17 Agustus 1945
Nama AK Gani muncul saat zaman Jepang masih menduduki Indonesia, sebagai tokoh yang ikut langsung bergerak memimpin kemiliteran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sumpah-Pemuda-28-Oktober-AK-Gani-Terlibat-Jadi-Panitia.jpg)