Arti Kata Bahasa Asing

Arti Kata Bahasa Arab Shadaqallahul Adzim, Ini Penjelasan dan Hukum Ucapan Shadaqallahul Adzim

Berikut ini penjelasan arti kata bahasa arab Sodaqallahul'adziim, apa hukumnya mengucapan saat penutup ketika membacaan Ayat Al-Quran, Berikut Penjela

Penulis: Abu Hurairah | Editor: Abu Hurairah
brainly.co.id
Shadaqallahul Adzim, Ini Penjelasan dan Hukum Ucapan Shadaqallahul Adzim 

TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut ini penjelasan arti kata bahasa arab Sodaqallahul'adziim, apa hukumnya mengucapan saat penutup ketika membacaan Ayat Al-Quran, Berikut Penjelasannya.

Shadaqallahul adzim bacaan yang sering diucapkan oleh umat muslim ketika selesai membaca Al Quran.

Lalu tahukah kamu apa arti dari kalimat Sodaqallahul'adziim? apa hukumnya

Pengertian Shadaqallahul 'adzim

Tulisan Arab : صَدَقَ اللهُ اْلعَظِيْمُ

Secara bahasa arti Shadaqallahul ’adzim adalah “Maha benarlah ALLAH yang Maha Agung”.

Kalimat ini biasanya digunakan ketika selesai membaca al-quran, atau sebagai penutup setelah membaca ayat-ayat al-quran.

Jika pembuka saat membaca ayat-ayat Al-quran adalah A'udzubillah, maka penutupnya adalah Sodaqallahul'adziim.

Baca juga: Doa dan Sholawat Maulid Nabi Muhammad SAW Latin dan Artinya, Amalam Peritangan Maulid Nabi 2022

Baca juga: Arti Kata Bahasa Arab Hadzihi dan Hadza, Ini Penjelasan dan Contoh Penggunaan

Hukum ucapan Shadaqallahul adzim

Apakah bentuk ucapan Shadaqallahul adzim setelah selesai membaca Al Qur’an itu masyru’ atau terdapat tuntunan dalam Islam?

Mufti Kerajaan Saudi Arabia di masa silam, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah pernah menjelaskan dalam fatwanya sebagai berikut:

Banyak orang yang membiasakan mengucapkan ‘shodaqollahul ‘azhim’ ketika selesai membaca Al Qur’an Al Karim, padahal sebenarnya amalan ini tidak ada dasarnya.

Tidak boleh membiasakan bacaan ini, bahkan kalau ditimbang-timbang dengan aturan syari’at amalan ini termasuk amalan tanpa tuntunan jika diyakini oleh yang membacanya bahwa aamalan tersebut sunnah.

Sehingga sepantasnya amalan itu tidak diteruskan (ditinggalkan). Janganlah dibiasakan karena tidak ada dalil yang mendukungnya. Sedangkan ayat yang menyebutkan,

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved