Berita Kabupaten OKU Timur

Maksimalkan Data, OKU Timur Jadi Tuan Rumah Launching Desa Cantik Se Sumsel

Program Desa/Kelurahan Desa Cantik merupakan terobosan baru sebagai upaya membantu desa/kelurahan dalam mengembangkan sistem birokrasi desa.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Sri Hidayatun
Edo Pramadi/tribunsumsel.com
Pemukulan kentongan oleh Gubernur Sumsel, Bupati OKU Timur dan juga beberapa tamu undangan dalam launching Desa Cinta Statistik (Cantik) Se Sumsel di Rumah Adat Keraton Desa Tanjung Sari, Kecamatan Belitang, Rabu (28/9/2022) sore. 

TRIBUNSUMSEL.COM,MARTAPURA -Kabupaten OKU Timur menjadi tuan rumah dalam acara launching Desa Cinta Statistik (Cantik) Se Sumsel, Rabu (28/9/2022) sore.

Agenda tersebut bertempat di Rumah Adat Keraton Desa Tanjung Sari, Kecamatan Belitang dihadiri langsung Gubernur Sumsel, Deputi Statistik Distribusi Jasa BPS RI, Direktur Perencanaan Makro dan Analis Kementerian Bappenas, Kepala BPS Provinsi Sumsel dan Bupati Walikota Se Sumsel atau yang mewakili.

Rumah Adat Keraton Desa Tanjung Raya merupakan pusat pemerintahan marga Belitang yang dibangun pada tahun 1810 dengan ukuran 18x22 meter.

Sedangkan program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan terobosan baru sebagai upaya membantu desa/kelurahan dalam mengembangkan sistem birokrasi desa yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan dan pemahaman data statistik.

Baca juga: Balap Motor Trail Berlangsung Seru, Bupati Enos Tutup Kejuaraan Grass Track Bintang 9 Championship

Launching program Desa Cantik ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Gubernur Sumsel, Bupati OKU Timur dan beberapa tamu undangan lainya.

Bupati OKU Timur Lanosin (Enos) selaku ketua pelaksana mengucapkan terimakasih kepada gubernur yang sudah menunjuk OKU Timur menjadi tuan rumah pelaksanaan launching Desa Cantik.

"Seluruh jajaran dari tingkat desa beserta Forkompimda telah berkomitmen mendukung program Desa/Kelurahan Cantik bersinergi dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan," ujarnya.

Gubernur Herman Deru dalam sambutannya mengajak semua pihak dalam pemerintahan untuk memanfaatkan data dengan baik sebagai awalan membangun mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengawasan.

"Pembangunan selalu disandingkan dengan data. Untuk Kepala Desa/Kelurahan, Desa Cantik ini kita patut bangga, di Indonesia yang secara menyeluruh mendeklarasikan desanya sebagai Desa Cantik baru Sumatra Selatan," ungkap Deru.

Sementara itu, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Setianto mengapresiasi Provinsi Sumsel karena merupakan satu-satunya provinsi yang melibatkan seluruh Desa/kelurahan untuk menjadi Desa Cantik. Selain itu, Provinsi Sumsel juga tidak ada lagi desa dengan kategori desa sangat tertinggal.

"Misi utama pembangunan Desa di Sumsel untuk difokuskan pada penghempasan desa-desa tertinggal serta mendorong desa-desa kategori berkembang agar bisa menjadi desa kategori maju," jelas Setianto.

Setianto juga mengatakan bahwa BPS bertanggung jawab melakukan pembinaan terhadap penyelenggaraan statistik.

"Adapun yang kita bina diantaranya implementasi prinsip satu data Indonesia, pengolahan dan analisis data, manajemen kualitas data, pengumpulan data dan pemanfaatan data untuk pembangunan," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved