Berita OKI

Warga Desa Pagar Dewa OKI Demo Perusahaan Kelapa Sawit, Minta Buka Akses Produksi

Warga Desa Pagar Dewa Kecamatan Mesuji OKI demo perusahaan kelapa sawit PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) minta buka akses produksi.

Tayang:
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Warga Desa Pagar Dewa Kecamatan Mesuji OKI demo perusahaan kelapa sawit PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) minta buka akses produksi, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Warga Desa Pagar Dewa Kecamatan Mesuji Ogan Komering Ilir (OKI) demo perusahaan sawit PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) segera membuka akses produksi kebun milik warga.

Ratusan warga demo perusahaan sawit ini digelar di kantor Desa Pagar Dewa, Rabu (21/9/2022).

Dalam orasinya, warga demo perusahaan sawit di OKI membawa spanduk bertuliskan beberapa tuntutan.

Saat dikonfirmasi salah satu pemilik kebun sawit, Hanib Riyanto menyebut kedatangannya bersama warga lain untuk mengajak pemerintah desa agar segera mendesak pihak perusahaan membuka sekat kanal menuju perkebunan masyarakat.

"Sudah 10 hari mereka melakukan penutupan akses keluar masuk panen tandan buah segar (TBS) yang berada di Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung,"

"Sehingga kami menuntut supaya segera dibuka kembali akses tersebut," ujar Hanib pada Selasa (20/9/2022) siang.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Bobol ATM Linggau Modus Ganjal, Belajar Otodidak Lewat YouTube

Dikatakannya sejak beberapa tahun terakhir mayoritas warganya menggantungkan hidupnya dari berkebun dan menjual kelapa sawit.

"Sawit yang terletak di sekitar area Hak Guna Usaha (HGU) PT BSMI itu merupakan sumber kehidupan masyarakat. Hampir 75 persen warga bergantung dengan kebun sawit," cetusnya, sangat berpengaruh terhadap pendapatan.

Diceritakan bahwa tuntutan yang disampaikan masyarakat juga terkait surat izin lokasi yang diperoleh PT BSMI tahun 1994 yang mendapatkan Hak Guna Usaha (HGU) seluas 10.000 hektare dengan membangun perkebunan plasma diatas lahan 7.000 Hektar.

"Semestinya sebanyak 7.000 hektar lahan plasma tersebut dibagikan kepada masyarakat di 5 Desa sejak tahun 2010 lalu. Tetapi hingga kini satu hektar pun tidak kunjung dibagikan," tuturnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Pagar Dewa, Lusi Herliyawan meminta kepada seluruh warganya melakukan aksi dengan tenang serta menjaga keamanan dan ketertiban.

"Sebagai pemerintah desa, kami semaksimal mungkin meminta masyarakat supaya tetap kondusif. Tidak ada keributan dan tidak anarkis," tutur kades.

Dirinya juga berharap kepada pihak perusahaan agar dapat membuka blokir akses produksi perkebunan milik masyarakat.

"Menurut laporan warga kepada kami, bahwa akses jalan keluar masuk untuk pengangkutan TBS biasanya melalui kanal sungai,"

"Nah sekarang, kurang lebih 10 hari terakhir kanal tersebut ditutup oleh pihak perusahaan. Sepertinya mereka berkehendak secara sepihak," urainya.

Herliyawan memastikan untuk sekarang ini masih bisa meredam dan memfasilitasi warganya supaya tidak datang ke lokasi perusahaan.

"Saya memohon kepada pihak terkait baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi Lampung dan Pemkab Mesuji untuk segera difasilitasi supaya tuntutan masyarakat bisa diselesaikan secara cepat,"

"Tetapi kalau penutupan akses panen masyarakat tidak kunjung dibuka oleh perusahaan. Kami tidak bertanggungjawab jika terjadi hal yang tidak diinginkan," imbuhnya.

Saat diminta keterangan mengenai keluhan masyarakat yang tidak kunjung mendapat plasma. Ia menyebutkan beberapa desa di sekitar perusahaan juga tak diberi bagian plasma termasuk desa tempat ia tinggal.

"Iya betul, bukan warga Desa Pagar Dewa saja yang tidak kunjung mendapatkan plasma tetapi ada 4 desa lainnya yang berada di sekitar HGU perusahaan,"

"Padahal kalau menurut pemerintah bahwa setiap HGU yang masuk di wilayah masing-masing. minimal 20-40 persen merupakan plasma masyarakat," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, pihak perusahaan PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI) saat dikonfirmasi melalui nomer 0822-784X-XXXX tidak juga membalas pesan WhatsApp maupun mengangkat telepon.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved