Ratu Elizabeth II Meninggal
Momen Raja Charles III Menangis Beri Penghormatan Terakhir Untuk Ratu Elizabeth II Lewat Catatan
Pada akhir pemakaman Ratu Elizabeth II, Charles III dipenuhi dengan emosi. Sang Raja tampak beberapa kali menghapus air mata saat menatap peti mati ib
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Aggi Suzatri
TRIBUNSUMSEL.COM- Raja Charles III menangis saat proses pemakaman Ratu Elizabeth II di Kapel St George di Kastil Windsor pada Selasa, (19/9/2022) pukul 17.00 waktu setempat.
Pada akhir pemakaman Ratu Elizabeth II, Charles III dipenuhi dengan emosi.
Raja Charles III tampak beberapa kali menghapus air mata saat menatap peti mati ibunya.
Prosesi pemakaman di Kapel St George pun berlangsung cukup khidmat. Setelah peti jenazah tiba, lagu "Russian Contakion of the Departed" dinyanyikan secara koor.
Baca juga: Sinopsis Gangaa 20 September 2022: Shiv Manipulasi Gangaa Saat Lupa Ingatan, Nasib Sagar Menderita

Peti jenazah telah dibawa ke Royal Vault, sebuah ruang pemakaman di bawah Kapel St George.
Satu per satu benda yang ada di atas peti jenazah Ratu Elizabeth II turut dipindahkan. Mulai dari tongkat kerajaan hingga mahkota ratu.
Benda-benda peninggalan Ratu Elizabeth II selanjutnya diletakkan di altar kapel. Nantinya, benda-benda ini akan digunakan dalam penobatan Raja Charles III kelak.
Baca juga: Sejarah Awal Mula Rebo Wekasan, Tradisi Memperingati Rabu Terakhir Bulan Safar di Berbagai Daerah
Peti mati Ratu yang dihiasi dengan mahkota negara kekaisaran dan karangan bunga, dedaunan, dan tumbuhan, beberapa dari kebunnya sendiri di Highgrove dan Clarence House.
Sebuah catatan kecil yang menyembul di antara karangan bunga di atas peti mati Ratu Elizabeth II menjadi sorotan.

Rupanya itu adalah pesan tulisan tangan dari sang putra pertama Ratu, Raja Charles III.
Melalui tulisan kecil tersebut, Raja Charles III menyampaikan penghormatan terakhirnya untuk yang terakhir kali.
"Dalam kenangan yang penuh kasih dan setia, Charles R." tulis surat tersebut.
Tangis Raja Charles III tak terbendung selama lagu kebangsaan di Westminster Abbey diputar.
Sementara seorang peniup memainkan Sleep, Dearie, Sleep.