Berita Ogan Ilir

Sayangkan Guru Tampar Murid di OI, Wali Murid: Yang Tak Bersalah Jangan Dihukum

Wali Murid menyayangkan aksi guru tampar murid yang terjadi di SMAN 1 Pemulutan Selatan, Ogan Ilir

TRIBUNNEWS.COM
Pitung (kanan), salah seorang wali siswa saat membuat laporan ke Mapolres Ogan Ilir, Jumat (16/9/2022) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Insiden guru tampar murid di Ogan Ilir (OI) berlanjut usai sejumlah wali murid melapor polisi.

Wali Murid SMAN 1 Pemulutan Selatan, Ogan Ilir menyayangkan aksi guru menampar murid yang terjadi.

Terlebih hukuman yang diterima anak mereka tidak adil karena harus melibatkan siswa yang tak bersalah.

"Kami sebenarnya mendukung guru menegakkan disiplin, mendidik. Tapi bagi siswa yang tidak bersalah, jangan ikut dihukum," kata Pitung, seorang wali siswa kepada TribunSumsel.com, Minggu (18/9/2022).

Pitung mengungkapkan, peristiwa yang dialami 32 orang siswa-siswi kelas XI IPS 2 itu terjadi pada Rabu (14/9/2022) siang.

Kejadian berawal saat ada laporan kepada guru bahwa ada siswa yang merokok di kelas.

Para siswa lalu diminta menunjukkan siapa yang merokok, namun tak ada yang mengaku.

Menurut Pitung, adiknya berinisial MA (15 tahun) salah satu siswi dihukum, mengaku tak tahu jika ada yang merokok di dalam kelas.

"Kalau adik kami benar-benar tidak tahu siapa yang merokok. Tapi satu kelas kena marah semua," kata Pitung.

Siswa-siswi kelas XI IPS 2 tersebut lalu diminta berkumpul dan jongkok di lapangan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved