Berita Viral

VIRAL Oknum Polisi Pukul TNI di Palembang Menangis Sesenggukan Sambil Meracau, Tangan Diborgol

Sosok oknum Polisi yang melakukan pemukulan ke seorang anggota TNI di Sumatera Selatan kini tampil dengan tangis serta rengekan setelah ditahan...

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Instagram kabarnegri/palembang_viral
TANGIS Oknum Polisi yang Pukul Anggota TNI di Palembang viral di media sosial 

Polda Sumsel Minta Maaf

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan sangat menyayangkan adanya insiden pemukulan oknum polisi pukul anggota TNI  tersebut. 

"Tentu kami sayangkan terkait kejadian tersebut. Kami dari kepolisian juga memohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan," ujarnya, Rabu (14/9/2022). 

Kata Supriadi, pemeriksaan sedang dilakukan terhadap oknum polisi yang melakukan pemukulan. 

Meski demikian, belum dijelaskan lebih lanjut terkait pemicu emosi pelaku memuncak sebab masih diselidiki oleh Bid Propam dan Ditreskrimum Polda Sumsel. 

"Apabila ditemukan adanya unsur pidana akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Baik itu disiplin maupun pidana umumnya," ujar Supriadi. 

Disinggung lebih lanjut soal sosok pelaku pemukulan yang belakangan diketahui berinisial MS.

Supriadi berujar bahwa anggota polisi tersebut bertugas di Biddokes Polda Sumsel. 

Supriadi juga menjawab selentingan yang menyebut adanya dugaan pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan. 

"Tidak ada (gangguan kejiwaan) karena sebenarnya yang bersangkutan sebelumnya di bid Humas. Sebelumnya yang bersangkutan biasa-biasa saja. Tapi mungkin karena ada satu dan lain hal, perkembangan-perkembangan. Nah itu yang tidak saya ketahui," ujarnya. 

Lanjut dikatakan, pelaku pemukulan juga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dari psikolog. 

"Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya sudah diserahkan ke pimpinan kepada pak Kapolda," ujarnya. 

 

Baca juga berita lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved