Berita Nasional

Suryo Prabowo Murka Effendi Simbolon Sebut TNI Gerombolan, Meski Telah Minta Maaf: Enteng Kali Pun

Suryo Prabowo Murka Effendi Simbolon Sebut TNI Gerombolan, Meski Telah Minta Maaf: Enteng Kali Pun

SOSOK Effendi Simbolon, Dituntut Minta Maaf Imbas Sebut TNI Seperti Gerombolan, Dilaporkan ke MKD

Inilah sosok Effendi Simbolon, anggota Komisi I DPR yang dituntut imbas menyebut anggota TNI Indonesia bak gerombolan ormas.

Pernyataan Effendi Simbolon kini menuai kemarahan dari sejumlah anggota TNI se-Indonesia.

Para prajurit TNI pun lantas menuntut Effendi Simbolon untuk meminta maaf dan mencabut pernyataannya secara nasional dalam waktu 3 x 24 jam.

Sebelum menyampaikan pernyataan tersebut, Effendi Simbolon terlebih dulu menanggapi ihwal isu yang beredar terkait hubungan yang tidak harmonis antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Pernyataan "TNI kayak gerombolan" itulah yang membuat Effendi dilaporkan ke MKD oleh Generasi Muda Penerus Perjuangan Kemerdekaan (GMPPK) pada Selasa (13/9/2022).

Kemudian dilanjutkan tuntutan dari PD II GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI/Polri) disertai Malahayati PD II GM FKPPI Sumut dan DPD Himpunan Putra-putri Keluarga Besar Angkatan Darat (HIPAKAT) Sumut.

Pernyataan Effendi itu diduga melanggar Kode Etik Bab II Bagian Kesatu Kepentingan Umum pasal 2 ayat 4 junto Bagian kedua Integritas Pasal 3 ayat 1 dan 4 serta pasal 4 ayat 1 dan pasal 9 ayat 2.

Lantas, seperti apa profil Effendi Simbolon dan bagaimana rekam jejaknya selama ini.

Effendi Simbolon merupakan kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 1 Desember 1964.

Pemilik nama lengkap Effendi Muara Sakti Simbolon ini merupakan anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Effendi adalah lulusan dari Universitas Jayabaya dengan jurusan yang diambilnya adalah Manajemen Perusahaan dan lulus pada 1988.

Kemudian ia meneruskan pendidikan di Universitas Padjajaran jurusan Ilmu Politik (2011-2013), lalu ia juga tercatat menempuh studi di jurusan Hubungan Internasional juga di Unpad Bandung (2013-2015).

Ia mula tergabung menjadi anggota DPR sejak tahun 2004. Kemudian berlanjut pada tahun 2012 hingga 2017 menduduki posisi sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Sumber Daya dan Dana.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved