Berita MUBA

Penampakan Uang Palsu di MUBA, Pengedar Ditangkap Usai Ketahuan Pemilik Warung

Pengedar uang palsu pecahan 100rb di MUBA ditangkap Polisi. Aksi Pelaku diungkap pemilik warung yang tahu uang yang digunakan Palsu.

Dokumentasi Polisi
Penampakan uang palsu pecahan rp 100ribu yang diedarkan di Sekayu MUBA. Pengedar uang palsu sudah ditangkap Polisi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU- Setelah sempat viral terekam CCTV di media sosial tersangka pengedar uang palsu (upal) pecahan seratus ribu akhirnya diamankan Polsek Sekayu MUBA.

Pelaku Nur Safei (39) warga Sekayu MUBA diamankan dikediamannya, Senin (12/9/2022) 

Kapolres Muba AKBP Siswandi SIk melalui Kapolsek sekayu AKP Suvenfri, membenarkan penangkapan terhadap seorang pelaku yang hendak berbelanja dengan menggunakan uang palsu yang sempat viral di media sosial.

“Kejadian tersebut sempat terekam melalui kamera CCTV yang terdapat di salah satu warung manisan di Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu. Dimana, saat itu pelaku bersama rekannya membelanjakan uang tersebut,”kata Suvenfri, Rabu (14/9/2022).

Lanjutnya, berbekal informasi tersebut pihaknya melakukan mapping atas kejadian tersebut dan berhasil mengetahui identitas pelaku dan meringkusnya.

“Pada saat diamankan pihaknya melakukan pengeledahan di dalam rumah dan kita berhasil mengamankan 3 lembar yang diduga uang palsu pecahan Rp100 ribu yang disimpan di dalam dompet warna hitam yang berada di kantong celana. Selanjutnya pelaku langsung diamankan ke Polsek Sekayu bersama barang bukti,”ungkapnya.

Pelaku sudah membelanjakan uang tersebut sebanyak dua kali, yang pertama membeli rokok dengan nilai Rp 14 ribu dan mendapat uang pengembalian dari hasil belanja tersebut sebesar Rp86 ribu uang asli.

Dan aksinya yang kedua kalinya ditolak oleh pemilik warung dan terekam kamera pengawas CCTV

“Atas perbuatannya, pelaku di jerat Pasal 26 UU RI Nomor 7 tahun 2011 Jo Pasal 36 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 10 sampai 15 tahun kurungan penjara dan denda Rp 10 Miliar hingga Rp 50 Miliar dan perkara tersebut sudah kita limpahkan ke polres muba guna penyidikan lebih lanjut,”jelasnya.

Baca juga: Terungkap Modus Pencuri Kabel Listrik di MUBA, Gasak 1800 Meter Kabel PLN

Sementara itu, Nur Safei membenarkan perihal tersebut, dan ia menerima uang tersebut dari temannya berinisial K sebanyak lima ratus ribu rupiah, dan telah dibelanjakan sebanyak satu kali.

“Saya dapat dari teman saya sebanyak Rp 500 ribu dan sudah belanja satu kali. Pada saat belanja satu kali lagi ketahuan sama pemilik warung. Satu uangnya tercecer dan tiga lainnya ditemukan petugas dirumah saya,”ungkapnya.(SP/FAJERI)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved