Berita Palembang
Tunggu Dana, Proyek Perkantoran Gubernur Sumsel Baru di Keramasan Palembang
Kompleks perkantoran Gubernur Sumsel baru di wilayah Keramasan, Palembang akan segera dimulai. Ini Penjelasan Gubernur Herman Deru.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan membangun kompleks perkantoran Gubernur Sumsel baru di wilayah Keramasan, Palembang.
"Untuk lahannya sudah siap," kata Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A Rivai, Selasa (13/9/2022).
Menurut Deru, lahan sudah siap dan administrasi perkantoran Gubernur Sumsel Baru yang dipertanyakan masyarakat tempo hari juga sudah selesai.
"Itu memang kawasan yang bukan konservasi dan sudah selesai admistrasinya jadi tinggal menunggu pendanaannya saja. Rencana akan dianggarkan di 2023," ungkapnya
Menurutnya, kantor gubernur yang saat ini digunakan merupakan aset yang sayang untuk dibongkar.
Namun disisi lain harus memikirkan juga aspek keselamatannya.
"Kantor Gubernur Sumsel ini bangunannya sudah 70 tahun lebih. Sementara kalau dibongkar sayang, karena tidak banyak bangunan yang identik dengan cagar budaya," katanya
Masih kata Deru, terlebih ini bangunan lama dengan arsitektur lama.
Kemudian letaknya memang sudah ditengah kota dan lebih representatif kalau di lahan yang lebih luas.
Lalu yang perkantoran Gubernur Sumsel Baru di Keramasan juga bisa membagi wilayah Palembang
"Jangan sepertinya di Seberang Ulu tidak diperhatikan. Jadi di Seberang Ulu juga dapat mengekslarasi pembangunan, jadi ada pemerataan," tambahnya
" Soal Kantor gubernur ini menjadi cagar budaya, memang syaratnya sudah cukup. Namun belum didaftarkan, tapi kita yang wajib mempertahankan. Jangan sampai kejadian seperti pasar Cinde yang akhirnya jadi polemik," ungkapnya
Baca juga: Viral Oknum Polisi Pukul TNI di Palembang, Kejadian di Jl Jenderal Sudirman Depan Makam Pahlawan
Sementara itu luas lahan di Keramasan yakni 100 hektare didua sisi.
Untuk sisi pertama dengan luas 40 hektare sebagai tempat kantor pemerintahan dan sisi kedua 60 hektare telah dihibahkan Pemprov Sumsel ke Politeknik Sriwijaya (Polsri).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Proyek-Perkantoran-Gubernur-Sumsel-Baru-di-Keramasan-Palembang.jpg)