Keutamaan Puasa Senin Kamis Berdasarkan Hadits Lengkap dengan Bacaan Niatnya
Artikel ini memuat keutamaan Puasa Senin Kamis berdasarkan hadits lengkap dengan bacaan niatnya.
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Novaldi Hibaturrahman
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Simak keutamaan Puasa Senin Kamis berdasarkan hadits lengkap dengan bacaan niatnya.
Puasa Senin Kamis memiliki sejumlah keutamaan yang tercantum dalam hadits sehingga perlu untuk diketahui umat muslim.
Dilansir dari berbagai sumber, keutamaan Puasa Senin Kamis berdasarkan hadits
1. Dibukanya Pintu Surga
Allah SWT telah membuka pintu surga Nya pada hari Senin, maka dari itu, barang siapa dari hambanya yang tidak menyekutukan Allah akan diampuni dosa-dosanya
Hal tersebut tercantum dalam sebuah hadits yang menerangkan tentang keutamaan berpuasa Senin dan Kamis berbunyi:
“Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim)
2. Dikumpulkannya Amalan Manusia
Hari penghitungan amalan manusia tersebut akan dilakukan pada hari Senin dan Kamis.
Hal itu memiliki maksud bahwa selama manusia hidup di Bumi, ada malaikat Munkar dan Nakir yang akan mencatat segala perbuatan manusia dan akan disetorkan hasil catatan tersebut kepada Allah pada dua hari istimewa tersebut.
Mengenai dikumpulkannya amalan manusia pada hari Senin dan Kamis tercantum dalam hadits riwayat Muslim sebagai berikut:
“Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan…” (HR. Muslim)
3. Hari Penting Rasul
Untuk diketahui, Rasulullah SAW lahir pada hari Senin 12 Rabiul Awwal.
“Dari Abu Qatadah r.a, yang maan sesungguhnya Rasulullah SAW ditanya mengenai puasa Senin. Maka Rasul menjawab : “Hari Senin adalah hari lahirku, hari aku mulai diutus atau hari mulai diturunkannya wahyu.” (HR. Muslim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Apa-Saja-Keutamaan-Puasa-Senin-Kamis-Berdasarkan-Hadits.jpg)