Berita Kemenkumham Sumsel

17 Klien Pemasyarakatan Kemenkumham Sumsel Daftarkan Perseroan Perorangan

Sertifikat Pendaftaran Perseroan Perorangan diserahkan  kepada 17 orang  Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang saat ini sedang jalani asimilasi.

Editor: Sri Hidayatun
Humas Kemenkumham Sumsel
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumsel, Bambang Haryanto menyerahkan sertifikat pendaftaran Perseroan Perorangan kepada 17 klien Pemasyarakatan,Sabtu (3/9/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Kepala Divisi Pemasyarakatan  Kanwil Kemenkumham Sumsel, Bambang Haryanto minggu (3/9/2022) mengatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan sertifikat pendaftaran Perseroan Perorangan kepada 17 klien Pemasyarakatan.

Sertifikat Pendaftaran Perseroan Perorangan diserahkan  kepada 17 orang  Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang saat ini sedang jalani asimilasi dan intergrasi (klien pemasyarakatan), ke 17 orang tersebut dalam pengawasan dan pembimbingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Palembang, Bapas Lahat, dan Bapas Oku Induk.

“Mereka  telah mengikuti pelatihan kerja kemandirian selama  didalam lapas,” Kata Bambang.

Kadiv pelayanan hukum dan HAM kanwil kemenkumham Sumsel Parsaoran Simaibang mengatakan   perseroan  perorangan dapat  didirikan oleh hanya 1 orang perseorangan, memenuhi kriteria sebagai usaha mikro dan kecil dengan  status badan hukum, akan mempermudah pelaku UMK mengakses  pinjaman usaha dari bank.

Lebih lanjut kata Simaibang, perseroan perorangan memberikan perlindungan hukum melalui pemisahan kekayaan pribadi dan perusahaan dalam bentuk pernyataan modal.

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ikuti Sosialisasi RKUHP

“Pendiriannya mudah, cukup dengan mengisi form pernyataan pendirian secara elektronik sehingga tidak memerlukan akta notaris," sambungnya.

Adapun biaya yang diperlukan untuk mendirikan perseroan perorangan sangat terjangkau, yaitu Rp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah), pendiri bebas menentukan besaran modal usaha.

Menurut Simaibang usaha yang didirikan oleh ke 17 klien pemasyarakatan tsb adalah  dalam bidang kuliner, kontraktor, perdagangan, catering, las litrik, hingga otomotif.

Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Harun Sulianto mengatakan dengan adanya  Perseroan Perorangan diharapkan mantan WBP dan klien pemasyarakatan dapat mengembangkan usahanya sehingga dapat hidup mandiri dan produktif.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved