Berita OKI

Menantu Aniaya Mertua dan Ipar di OKI Diringkus, Begini Pengakuan Abdul Karim

Abdul Karim (28) warga Desa Pematang Panggang yang menganiaya Mertua dan Ipar ditangkap dan dijebloskan di sel tahanan Mapolsek Mesuji.

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Pelaku Abdul Karim (28) warga Desa Pematang Panggang ditangkap dan dijebloskan di sel tahanan Mapolsek Mesuji. Akibat melakukan penganiayaan, Rabu (31/8/2022) siang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Abdul Karim (28) warga Desa Pematang Panggang ditangkap dan dijebloskan di sel tahanan Mapolsek Mesuji.

Abdul Karim ditangkap atas kasus penganiayaan terhadap mertua dan saudara iparnya luka-luka.

Saat ditemui Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto melalui Kapolsek Mesuji AKP Romi F.AR menyebutkan pelaku yang ditangkap ini terlibat kasus penganiyaan.

"Penganiayaan dilakukan oleh pelaku Abdul Karim (28) terhadap mertuanya bernama Aisyah dan saudara iparnya," ucapnya kepada awak media Rabu (31/8/2022) siang.

Kejadian penganiayaan terjadi pada Rabu (24/8/2022) sekitar jam 20.00 WIB di rumahnya di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji.

"Untuk kondisi korban mengalami luka-luka akibat terkena pukulan benda tumpul berupa kayu berukuran lebih kurang 1,4 meter," papar dia.

Tidak terima dengan tindak penganiayaan tersebut, korbanpun segera membuat laporan ke Mapolsek Mesuji agar pelaku dapat diamankan.

"Dihari yang sama saya segera memerintahkan anggota untuk segera mencari keberadaan Karim ini. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat ada kurang lebih 5 lokasi yang kami datangi," 

"Setiap kali mendatangi lokasi yang dicurigai sebagai tempat persembunyiannya. Tetapi pelaku tidak pernah ada ditempat," ungkap Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Ipda Muhammad Rizal SH.

Masih kata Romi, setelah dilakukan koordinasi dan menghimbau kepada pihak keluarga pelaku. 

Akhirnya pada Selasa (30/8/2022) kemarin orangtua pelaku ikut membantu dan menginformasikan mengenai keberadaan anaknya.

"Beruntung keluarga bertindak kooperatif agar bisa ditindaklanjuti secara hukum. Pelaku berhasil diamankan dalam keadaan sedang tertidur pulas dan tidak melakukan perlawanan," tuturnya.

Berdasarkan informasi-informasi yang diterima bahwasannya pelaku ini kerap melakukan judi sabung ayam dan terindikasi mengkonsumsi narkoba.

"Setelah kita lakukan pengecekan urinenya, menunjukkan hasil kalau pelaku negatif zat amfetamin," imbuhnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved