Berita Palembang

Tersebar Berantai, Potensi Gempa 8,9 SR di Bengkulu Buat Warga Pagaralam Cemas

Pernyataan pihak BMKG tentang adanya potensi gempa besar 8,9 SR mengintai Provinsi Bengkulu membuat warga Kota Pagar Alam mulai khawatir.

Instagram@bmkg
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)memprediksi potensi gempa besar di Bengkulu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Viralnya berita terkait pernyataan pihak BMKG tentang adanya potensi gempa besar 8,9 SR mengintai Provinsi Bengkulu membuat warga Kota Pagar Alam mulai khawatir.

Warga khawatir jika gempa tersebut terjadi akan berdampak buruk juga untuk Kota Pagar Alam.

Pasalnya setiap kali Provinsi Bengkulu menjadi pusat gempa maka getarannya sangat terasa di Kota Pagar Alam.

Hal ini yang membuat warga cemas jika gempa dengan kekuatan 8,9 SR tersebut benar-benar akan terjadi.

Pantauan Tribunsumsel.com, berita terkait potensi gempa besar di Bengkulu tersebut mulai tersebar dibanyak media sosial (Medsos) di Pagar Alam.

Pesan tersebar berantai tersebut sontak menjadi buah bibir sebagian masyarakat Pagar Alam.

Heni (34) salah satu IRT di Pagar Alam mengatakan, jika berita tersebut memang benar maka Pagar Alam juga terancam terkena dampak dari gempa tersebut.

"Kemarin saja saat gempa di Kaur dengan kekuatan 6,5 SR guncangannya sangat terasa di Pagar Alam bahkan membuat warga berhamburan keluar rumah. Apalagi jika gempa dengan besaran 8,9 SR pasti akan ada dampak buruknya," ujarnya.

Kekhawatiran masyarakat Pagar Alam tersebut cukup beralasan, pasalnya gempa yang sering terjadi di Bengkulu selalu saja terasa di Pagar Alam.

"Kabupaten KAUR jaraknya dengan Pagar Alam hampir 136 kilometer sangat jauh tapi saat gempa disana maka di Pagar Alam pasti sangat terasa," ketanya.

Sementara itu Pansa (42) warga Pagar Alam lainnya menambahkan, bahwa gempa besar pernah terjadi di Pagar Alam dan sekitarnya pada tahun 1999 lalu.

Akibat gempa tersebut banyak rumah yang rusak bahkan roboh. Jadi itu yang membuat masyarakat Pagar Alam trauma dengan gempa.

"Semoga saja gempa itu tidak terjadi, kita berdoa saja tidak terjadi. Namun kita harus tetap waspada karena kondisi alam kita tidak bisa memprediksi," ungkapnya (SP/WAWAN)

 

Pernyataan BMKG

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved