Berita Ogan Ilir
Nama Media Dicatut dan Diancam, Wartawan Tribun Sumsel di Ogan Ilir Resmi Lapor Polisi
Wartawan Tribun Sumsel di Ogan Ilir, Muhammad Agung Dwipayana resmi melaporkan seorang yang mengaku wartawan Tribun Sumsel.
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Wartawan Tribun Sumsel di Ogan Ilir, Muhammad Agung Dwipayana resmi melaporkan seorang yang mengaku wartawan Tribun Sumsel.
Pelaporan ke Polres Ogan Ilir terkait pencatutan nama media Tribun Sumsel dan ancaman penganiayaan.
"Saya melapor terkait pengancaman kepada saya oleh seorang mengaku wartawan Tribun Sumsel," kata Agung, Jumat (26/8/2022) malam.
Agung mengungkapkan, dirinya pada Jumat siang mendapat informasi dari dua orang yang mengaku diminta sejumlah uang oleh orang mengaku bernama Zaidin.
Zaidin memperkenalkan diri sebagai wartawan Tribun dan di foto profil WhatsApp miliknya bergambar logo portal berita Tribunnews.
Dua orang yang menjadi sasaran Zaidin adalah Kajari Ogan Ilir Marthen Tandi dan seorang sopir dari Dirut RSUD Ogan Ilir bernama Munzir Firman.
"Dua orang tersebut mengaku diminta uang oleh Zaidin yang mengaku wartawan Tribun Sumsel. Bagi saya, silakan Anda minta uang, mas kawin ke siapapun. Tapi jangan catut media Tribun Sumsel," tegas Agung.
Saat dihubungi, orang mengaku bernama Zaidin itu mengancam akan menghajar Agung.
"Dia bilang mau menghadang saat saya pulang. 'Kupecahke rai kau, kubasahke kau'. Saya jawab 'saya tunggu di Polres Ogan Ilir. Ancaman kamu saya rekam'," ungkap Agung.
Baca juga: Pria 30 Tahun Curi Pandrol Rel KA di Ogan Ilir Ditangkap Polisi, Dua Rekannya Masih Diburu
Laporan Agung pun telah diterima oleh petugas Reskrim Polres Ogan Ilir dan akan ditindaklanjuti.
"Laporan sudah kami terima dan tunggu disposisi Pak Kasat Reskrim," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Ogan Ilir, Ipda Ettah Prakasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Wartawan-Tribun-Sumsel-di-Ogan-Ilir-Resmi-Lapor-Polisi.jpg)