Berita Ganjar Pranowo

Lapak Ganjar, Jalan Bangkit Pelaku UMKM

Adanya Lapak Ganjar sangat membantu para UMKM untuk bangkit pasca pandemi. Banyak pelaku UMKM sangat senang dengan adanya Lapak Ganjar ini.

Editor: Sri Hidayatun
Dokumentasi
Lapak Ganjar menjadi jalan bangkit pelaku UMKM setelah Pandemi Covid-19 yang sempat membuat geliat industri UMKM lesu bahkan tak sedikit yang gulung tikar. 

TRIBUNSUMSEL.COM- Dampak positif adanya Lapak Ganjar hingga kini masih dirasakan oleh banyak pelaku UMKM.

Tak hanya di Jawa Tengah, ragam cerita kesuksesan juga hadir diluar Jateng.

Lapak Ganjar menjadi jalan bangkit pelaku UMKM setelah Pandemi Covid-19 yang sempat membuat geliat industri UMKM lesu bahkan tak sedikit yang gulung tikar.

Seperti keberhasilan yang dialami oleh seorang ibu bernama Asanah di Kabupaten Pekalongan ketika menjalankan usaha dalam bidang jasa cuci sepatu, D&L Shoes Care.

Ia adalah salah satu pelaku UMKM yang mengikuti program Lapak Ganjar dan berhasil mejalankan usahanya hingga mampu memenuhi kebutuhan keluarganya, mulai dari menyekolahkan dua anaknya hingga mampu menyisihkan pendapatan untuk ditabung. 

Semula usaha milik Asanah ini hanya mendapatkan order dari daerah sekitar seperti seputar Kabupaen Pekalongan atau hanya sebatas Kota Pekalongan.

Namun, setelah mengikuti program Lapak Ganjar pendapatannya menjadi bertambah. 

Baca juga: Dwiki Darmawan dan Ganjar Pranowo Bikin Konser Terheboh Sabtu Malam

"Dulu sebelum ikut Lapak Ganjar, orderan itu kebanyakan masih sekitar lingkungan sini saja. Sekarang orderannya datang dari luar kota seperti Comal, Pemalang," jelas Asanah.

Lapak Ganjar juga menjadi jalan cerah bagi pelaku UMKM yang ingin promosi gratis untuk menghemat modal promosi seperti, Tribal Cloth milik Rudi Ningrat, warga Dukuh Jasun, RT 2 RW 1, Desa Temuroso, Kecamatan Guntur.

Lapak Ganjar menjadi jalan bangkit pelaku UMKM setelah Pandemi Covid-19 yang sempat membuat geliat industri UMKM lesu bahkan tak sedikit yang gulung tikar.
Lapak Ganjar menjadi jalan bangkit pelaku UMKM setelah Pandemi Covid-19 yang sempat membuat geliat industri UMKM lesu bahkan tak sedikit yang gulung tikar. (Dokumentasi)

Usaha sablon yang dimiliki sempat kolaps lantaran kehabisan modal.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved