Berita Nasional

'Hancur Seketika', Curhat Istri Brigjen Hendra Kurniawan Usai Ferdy Sambo Minta Maaf, Ungkit Karier

Karier yang dibangun oleh Brigjen Hendra Kurniawan, menurut Seali Syah, sang istri, hancur seketika karena kasus pembunuhan yang terjadi di rumah dina

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Kolase Tribunnewsmaker/Tribunnews
Seali Syah Alam dan Brigjen Hendra Kurniawan (kiri) dan Irjen Ferdy Sambo (kanan). Seali nampak merasa puas dengan permintaan maaf Ferdy Sambo, namun menurutnya karier sang suami hancur seketika karena 'skenario' Ferdy Sambo soal pembunuhan Brigadir J 

Melalui unggahan Insta Storynya, Seali menyebut, ingin membuka skenario Ferdy Sambo dalam penembakan Brigadir J.

Namun, niatnya tersebut urung dilakukan lantaran dihalangi oleh kuasa hukum Ferdy Sambo.

Awalnya, Seali Syah disindir oleh warganet untuk segera bersuara terkait kematian Brigadir J.

Setelah jadi tersangka pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo membuat pengakuan mengejutkan.

Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan sejawatnya di Polri dan masyarakat luas.

Ferdy Sambo meminta maaf karena telah memberikan informasi bohong mengenai kasus kematian Brigadir J.

"Saya adalah kepala keluarga, dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai. Kepada institusi yang saya banggakan, Polri, dan khususnya kepada bapak Kapolri yang sangat saya hormati," ungkapnya.

Melalui surat itu, Ferdy Sambo meminta maaf atas ulahnya yang kini ikut menciderai kepercayaan masyarakat kepada kepolisian Indonesia. Karena itu, Sambo pun menyatakan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas perbuatannya menghilangkan nyawa Brigadir J.

"Saya memohon maaf dan secara khusus kepada sejawat Polri yang memperoleh dampak langsung dari kasus ini saya memohon maaf, sekali lagi saya memohon maaf akibat timbulnya beragam penafsiran serta penyampaian informasi yang tidak jujur dan mencederai kepercayaan publik kepada institusi Polri," bebernya.

Irjen Ferdy Sambo mengakui merencanakan pembunuhan Brigadir J.

Hal ini Irjen Ferdy Sambo sampaikan pada hari perdana diperiksa penyidik di Mako Brimob Polri, Kamis (11/8/2022).

Adapun Ferdy Sambo melakukan tindakan itu karena untuk membela sang istri, Putri Candrawathi.

"Menurut keteranganya, tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC yang telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh Almarhum Yoshua," kata Andi.

Ferdy Sambo yang pada saat itu marah lantas meminta Brigadir RR dan Bharada E untuk melakukan pembunuhan kepada Brigadir J.

 

Baca berita lainnya di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved