Berita Nasional

Partai Gerindra Bela Anak Buah Anies Baswedan Usai Pagar Tribun Jakarta International Stadium Roboh

Kasus robohnya pagar pembatas tribun utara Jakarta International Stadium (JIS) hingga kini masih terus menjadi perhatian publik.

Editor: Slamet Teguh
MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORTCOM
Pagar Stadion JIS roboh sebelum laga Persija Jakarta kontra Chonburi FC digelar 

Selain itu, jarak FOP dengan penonton juga sangat dekat, kurang lebih sekira 10 meter sehingga pagar pembatas diperlukan untuk mengamankan area tribun dan lapangan.

"Penggunaan dan penerapan horizontal barrier ini pun merupakan salah satu kriteria dari Basic Design, hasil usulan dari konsultan perencana Buro Happold dan telah disetujui di TABG-AP (Tim ahli bangunan gedung bidang arsitektur  dan perkotaan)," kata Nadia.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, peristiwa ini terjadi jelang laga persahabatan antara Persija melawan Chonburi FC.

Saat itu, seluruh tribun Tier 1 terpenuhi bahkan melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Dari kamera pemantau juga terlihat beberapa penonton yang menaiki horizontal barrier untuk memasang spanduk maupun duduk di atasnya.

Aksi para suporter ini pun menyebabkan beban tarik tambahan lantaran horizontal barrier tidak didesain sebagai tempat untuk berpijak / dinaiki / diduduki.

"Hal ini menyebabkan horizontal barrier beserta pagar pembatas penonton pada sisi utara roboh," tuturnya.

Selain itu, penumpukan penonton dalam satu lokasi yang tidak sesuai kapasitasnya mengakibatkan tidak berjalannya prosedur yang sudah direncanakan, sehingga perilaku penonton tidak terkendali dan mengakibatkan tindakan yang diluar kontrol petugas di lapangan. 

Nadia menyebut, insiden tersebut bakal menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak, baik itu Jakpro, Jakmania, Pemprov DKI, Persija, dan skema ticketing oleh Jaklingko. 

"Menjaga stadion dengan keteladanan memang membutuhkan upaya dan usaha
yang cukup tinggi, namun dengan kerjasama untuk saling mengingatkan dari seluruh pihak ini sangat mungkin diterapkan," ucapnya.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan arahan Gubernur Anies Baswedan untuk membiasakan diri menjadi penonton dan suporter teladan di mana pun berada.

"Apalagi di stadion kesayangan yang sudah dibuat sedemikian rupa untuk warga agar dapat digunakan sepanjang waktu dan sepanjang musim.” ujarnya.

Dari hasil evaluasi, Jakpro akan memastikan bahwa setiap pertandingan maupun event besar di JIS yang menyedot euforia dan potensi emosi yang menggelora akan dilakukan penertiban dan pengawasan lebih ketat.

Khususnya, untuk lintas alur wara-wiri serta batas pengaturan penonton pada setiap zona, memberikan peringatan dan edukasi bagi suporter dan penonton agar selalu tertib dan menjadi teladan, serta memitigasi risiko yang timbul dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jakpro bersama KSO pelaksana pembangunan proyek JIS sehari setelah Grand Launching JIS pada 24 Juli 2022 kemarin telah melakukan pengecekan kondisi seluruh dinding pembatas," tuturnya.

Untuk mengantisipasi perilaku suporter yang tidak diinginkan, Jakpro akan menambah kekuatan pagar pembatas di area-area tertentu.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved