Berita Muratara

Petakan TPS Rawan Pilkades di 50 Desa di Muratara, Sekda Muratara: Janganlah Ada Konflik

Sekda Muratara, Elvandary, CRMO mengikuti rapat pengamanan Pilkades di kantor bupati setempat, Senin (1/8/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Sekda Muratara, Elvandary, CRMO 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2022 di 50 desa.

Saat ini Pemkab dan Polres setempat tengah memetakan tempat pemungutan suara (TPS) yang dianggap rawan. 

"TPS rawan maksudnya di sini belum tentu berkaitan dengan konflik, belum tentu, jangan salah menafsirkan," kata Sekda Muratara, Elvandary, CRMO usai rapat terkait pengamanan Pilkades di kantor bupati setempat, Senin (1/8/2022). 

Ia menjelaskan, maksud dari TPS rawan tersebut karena memiliki kendala, seperti jarak tempuh yang jauh, susah sinyal telekomunikasi atau blank spot dan lain-lain. 

"Misalnya ada TPS yang lokasinya jauh, terisolir, sinyal susah, itu termasuk rawan, karena informasi kita jadi lambat, mobilisasi kertas suara ke lokasi TPS jadi terhambat, nah itu rawan namanya, tidak mesti berkaitan dengan konflik," terang Elvandary. 

Ia berharap selama tahapan Pilkades hingga hari pelaksanaan pencoblosan dan pelantikan berjalan dengan lancar, aman, damai, sukses, tidak terjadi konflik. 

"Jangan ada lah konflik-konflik, kita mau cari pemimpin, bukan nyari ribut," katanya. 

Elvandary mengatakan, penempatan jumlah personel pengamanan di TPS biasa dan TPS yang dianggap rawan memang ada perbedaan, namun dianggap wajar karena ada kebutuhan dan kondisi khusus.

"Sebenarnya biasa saja, cuma bedanya kalau misalnya TPS dengan kategori tertentu butuh penanganan khusus, personelnya bisa sedikit lebih banyak," katanya. 

Ia menambahkan, penempatan personel kepolisian di TPS nantinya ada satu polisi satu TPS, ada satu polisi menjaga beberapa TPS, dan ada juga polisi mobile/bergerak.

Elvandary menyebut pengamanan Pilkades serentak di 50 desa ini dibawah kendali operasi dari Polres Muratara. 

Baca juga: Debat Terbuka Bupati-Dewan Soal Angkutan Batubara di Muratara Tak Jadi, Ini Kata Amri Sudaryono

Personel yang disiapkan baik dari anggota Polres dan Polsek Jajaran, Satpol PP, serta dibantu TNI dan dibackup dari Kejaksaan.

"Harapan kita semua tentu Pilkades ini berjalan dengan lancar, tidak ada masalah hukum, pelaksanaannya sesuai dengan regulasi yang ada," harap Elvandary.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved