Wawancara Eksklusif Tribun Sumsel

Kasus Brigadir J, Mantan Kabareskrim Susno Duadji Alat Bukti Gampang Dicari, Ada Hambatan Psikologis

mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji berkometar terkait kasus brigadir J. Susno menyebut alat bukti kasus ini gampang dicari.

Editor: Vanda Rosetiati
IST/kolase
Update Kasus Brigadir J, Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji ungkap peristiwa biasa alat bukti gampang dicari, ada hambatan psikologis. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Kasus Brigadir J yang tewas di rumah salah satu jendral bintang dua beberapa waktu lalu masih saja menjadi perhatian banyak masyarakat Indonesia.

Bahkan mantan Kabareskrim Komjen Pol (Purn) Susno Duadji sempat berkometar terkait kasus brigadir J tersebut.

Pasalnya kasus Brigadir J ini dinilai pihak keluarga dan tim Advokad dari Brigadir J banyak kejanggalan. Hal ini yang membuat banyak masyarakat ingin tahu ending dari kasus penembangan ajudan jenderal bintang dua tersebut.

Untuk mengetahu pandangan dari mantan Kabareskrim Komjen Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, Tribun melakukan wawancara singkat melaui WhatsApp untuk melihat pandangan belui terkait kasus penembekan Brigader J tersebut. Berikut hasil wawancaranya.

*Terkait rencana ekshumasi Brigadir J apa komentar Bapak?

Bagus memang harus dilakukan untuk menjawab dugaan yang diajukan advokad keluarga brigadir J secara scientific crime investigation.

*Banyak masyarakat yang belum tau apa Ekshumasi itu sendiri. Jadi apa sih fungsi dari ekshumasi itu dikasus brigadir J ini Pak?

Arti ekshumasi adalah penggalian kembali jenazah yang sudah dikubur

. Fungsinya untuk melakukan otopsi, guna mendapatkan visum et repertum.

*SOP nya sendiri bagaimana pak? apakah harus didampingi pihak keluarga atau advokad agar tidak ada rekayasa atas otopsi tersebut?

Tidak harus, tergantung kasus nya. Namun untuk transparansi dan akuntable sebaiknya didampingi.

*Bagaimana pandangan Bapak terkait kasus ini Pak?

Perkara ini simple karena semua yang diperlukan untuk ungkap perkara sudah ada, tinggal diolah, dikembangkan. Kesulitan hanya hambatan psikologis.

*Apakah ekshumasi permintaan pihak keluarga atau Advodak?? Dan apakah wajar hal ini diajukan mereka??

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved