Berita Palembang
Pemotor Meninggal Setelah Alami Kecelakaan Tunggal di Jalan Jenderal Sudirman, Hantam Median Jalan
Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Jenderal Sudirman tadi malam, pengendara motor meninggal setelah menabrak median jalan dan besi
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Lakalantas tunggal membuat seorang pengendara sepeda motor tewas terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang tepat di bawah stasiun LRT Cinde atau seberang Pasar Cinde pada Sabtu (23/7/2022) sekitar pukul 22:30 WIB.
Pengendara motor tewas seketika usai terjatuh dari sepeda motor dengan luka fatal di kepala.
Darah korban tercecer di lokasi kejadian dan telah ditutupi oleh anggota Satlantas Polrestabes Palembang.
Danu (20) seorang saksi mata mengatakan kejadian itu murni kecelakaan tunggal, sebab korban tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor Mio J BG 4183 AAN yang ia tunggangi.
"Aku tadi posisi tepat di belakang dia kak, dia jalan dari putaran pasar Cinde terus mengambil jalur kanan. Lalu pas di lokasi tiba-tiba oleng ke kanan dan menghantam besi pembatas dibawah stasiun LRT, " ujar Danu saat dijumpai di lokasi.
Ia menyebut jika pengendara sepeda motor adalah seorang laki-laki dan belum diketahui identitasnya.
"Tidak tahu kak soalnya tidak ada identitas, sebelum menghantam besi korban juga sempat menyenggol median jalan. Itu kecelakaan tunggal dan dia tidak menyenggol kendaraan lain sebab posisi jalan sepi, " jelasnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang Iptu AR Sikakum saat dijumpai di lokasi mengatakan kecelakaan tersebut murni kecelakaan tunggal.
Korban mengalami luka di kepala bagian belakang dan wajah.
"Korban diperkirakan berusia 20 tahunan mengalami kecelakaan tunggal, dia mengendarai sepeda motor dari arah putaran pasar cinde menuju arah Ampera. Saat di lokasi tiba-tiba terjatuh dan menghantam median jalan, lalu tewas di lokasi, " kata Kakum.
Bahkan saat kejadian korban diketahui sama sekali tidak memakai helm sehingga memperparah luka di kepala korban.
Kakum menyebut jika sepeda motor korban ikut terpental dan berjarak sekitar 30 meter dari tubuhnya usai terjatuh.
"Sebelum menghantam besi pembatas jalan yang di bawah stasiun LRT, korban juga sempat menyenggol median jalan sebanyak empat kali. Jarak korban dengan motor sekitar 30 meter usai terjatuh, " ujarnya.
Kini jenazah korban telah dibawa ke RSUP Muhammad Hoesin untuk di autopsi.
Sementara untuk identitas dan alamat korban belum diketahui.
"Karena saat kejadian korban tidak membawa KTP dan surat-surat. Hanya membawa handphone, jadi kami belum tahu identitasnya, " tutupnya.