Berita Nasional

Susno Duadji Analisa Olah TKP Brigadir J Rumah Irjen Ferdy Sambo: Dor Kena Dada, Korban Tergeletak

Susno Duadji analisa olah TKP Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, sebut jika tertembak dada, korban langsung tergeletak, kebohongan bakal terkuak

Youtube Polisi Ooh Polisi
Susno Duadji analisa olah TKP Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, sebut jika tertembak dada, korban langsung tergeletak, kebohongan bakal terkuak 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Olah TKP dan hasil forensik diduga bakal membuka tabir misteri kematian Brigadir J yang disebut ditembak Bharada E

Apalagi banyak kejanggalan dalam kejadian yang disebut terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo tersebut.

Eks kepala Bareksrim Polri Susno Duadji ikut berkomentar soal aksi tembak menembak menewaskan Brigadir J tersebut.

Lalu bagaimana pandangan dari Susno Duadji?

Melansir dari youtube Polisi Oh Polisi tayang, Senin (19/07/2022) kemarin, Susno Duadji membedah olah TKP soal aksi penembakan tersebut.

Mantan Kepala Bareskrim Polri, Susno Duadji saat diwawancarai oleh Kompas TV di kediaman pribadinya di Puri Cinere, Jalan Cibodas I, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/12/2012) lalu
Mantan Kepala Bareskrim Polri, Susno Duadji saat diwawancarai oleh Kompas TV di kediaman pribadinya di Puri Cinere, Jalan Cibodas I, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/12/2012) lalu (KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES)

Dihadapan para rekan jenderal lainnya purnawiraman, Susno Duadjo menganalisa soal benarkah Brigadir J tewas ditembak.

Jenderal bintang 3 ini mengatakan, berdasarkan berita media dan keterangan polisi.

Baca juga: Ini Daftar Perwira Polri yang Dicopot dari Jabatannya Imbas Kasus Penembakan Brigadir J

Mengatakan Brigadir J melepaskan 7 tembakan, sedangkan Bharada E 5 tembakan dengan sejanta otomatis.

" Gak Papa silahkah, Humas dan Polres Jakarta Selatan tidak ngarang, dia berdasarkan keterangan orang yang memberi keterangan tidak disaring," ujar Susno Duadji.

Namun bagaimana jika keterangan yang diterima Humas dan Polres Jakarta selatan bohong.

"Tambah bagus, justru dengan kebohongan nantinya akan terbongkar, akan diuji melalui forensik dan rekontruksi apa betul 5 tembakan ini masuk tiga masuk empat," tutur Susno Duadji.

Lebih Jauh Susno Duadji menjelaskan, apabila empat peluruk masuk, maka begitu ditembak dengna senjata otomatis posisi korban pasti langsung tergeletak.

" Dor kalau kena Dada, korban tergeletak, peluru berikutnya kalaupun tembus tidak kenda dinding lagi kena lantai," terangnya.

Maka dari itu, Susno mengatakan kebenaran nantinya akan terkuak dari hasil forensik dan juga rekontruksi.

Tempat kejadian perkara (TKP) Brigadir J tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo menerapkan scientific crime investigation (SCI).
Tempat kejadian perkara (TKP) Brigadir J tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo menerapkan scientific crime investigation (SCI). (ist)

"Kebenaran nanti bukan dari Susno atau media, tapi forensik yang teruji secara ilmiah," tegasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved