Petugas Kebersihan Tewas Penuh Luka

BREAKING NEWS : Pelaku Penganiayaan Petugas DLHK Palembang hingga Tewas Ditangkap Polisi

Pelaku penganiayaan Darwis (57) petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang ditangkap Unit Reskrim Polsekta Sukarami Palembang

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI
Darwis petugas kebersihan DLHK Kota Palembang ditemukan tewas bersimbah darah penuh luka di pinggir Jalan Letjen Harun Sohar diduga akibat penganiayaan, Selasa (20/7/2022). Pelaku penganiayaan Darwis ditangkap pada Kamis (21/7/2022) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Unit Reskrim Polsekta Sukarami Palembang berhasil menangkap pelaku penganiayaan Darwis (57) petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang hingga tewas.

Penangkapan ini berhasil dilakukan kurang dari 1x24 jam peristiwa penganiayaan itu terjadi.

"Alhamdulillah (sudah ditangkap)," ujar Kapolsek Sukarami, Kompol Dwi Satya Arian saat dikonfirmasi, Kamis (21/7/2022).

Akan tetapi, polisi belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut perihal penangkapan tersangka ini.

"Nanti dikabari, ekspose," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Darwis (57) petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kota Palembang ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan Letjen Harun Sohar Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang, Rabu (20/7/2022) sore.

Baca juga: Petugas DLHK Palembang Tewas Penuh Luka, Diduga Korban Penganiayaan, Sempat Terdengar Teriakan

Seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang ditemukan  tewas penuh luka di pinggir Jalan Letjen Harun Sohar, Rabu (20/7/2022).
Seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang ditemukan  tewas penuh luka di pinggir Jalan Letjen Harun Sohar, Rabu (20/7/2022). (TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI)

Jenazah korban ditemukan dalam keadaan tergeletak penuh luka diantara semak-semak tanah kosong yang berada persis di tepi jalan.

Kapolsek Sukarami, Kompol Dwi Satya Arian mengatakan, korban diduga tewas akibat penganiayaan.

"Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena penganiayaan. Itu dugaan awal dari hasil olah TKP gabungan dengan Polrestabes Palembang," ujarnya saat ditemui di TKP.

Sementara itu, salah seorang pemilik warung didekat TKP mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong.

Awalnya dia menduga teriakan itu karena ada kecelakaan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Petugas Kebersihan DLHK Palembang Tewas Penuh Luka, Tergeletak di Tanah Kosong

"Rupanya bukan kecelakaan. Tapi saya tidak tahu siapa yang teriak. Apa korban atau orang yang lihat kejadian itu. Pokoknya saya lihat orang itu sudah terkapar," jelasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved