Kebakaran di 1 Ilir Palembang

Herman Deru Bantu Korban Kebakaran Lorong Batu Ampar I Ilir Palembang, Fatimah Menangis

Korban kebakaran Jalan Sultan Agung, Lorong Batu Ampar, Kelurahan 1 Ilir Palembang mendapat bantuan dari Gubernur Sumsel Herman Deru.

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA
Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau korban kebakaran di Jalan Sultan Agung, Lorong Batu Ampar, Keluhuran 1 Ilir Palembang , Rabu (20/7/2022) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Fatimah korban kebakaran Jalan Sultan Agung, Lorong Batu Ampar, Kelurahan 1 Ilir Palembang menangis meratapi rumahnya yang habis terbakar.

"Ini rumah aku abis terbakar, untung aku dak terbakar," kata Fatimah sambil menangis saat Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau secara langsung ke lokasi kebakaran, Rabu (20/7/2022).

Fatimah yang sudah berusia 62 tahun menceritakan, bahwa saat kebakaran ia sedang di dalam rumah.

Bahkan ia bingung mau keluar bagaimana, namun yang ada dibenaknya menyelamatkan ijazah cucunya dan keluar rumah.

"Yang saya selamatkan hanya ijazah cucu saya, karena saya tinggal dengan cucu yang baru tamat SMA. Cucu saya itu mau daftar kuliah tapi rumah terbakar seperti ini," keluhnya

Fatimah sendiri sudah tinggal dirumah tersebut sejak 60 tahun lalu. Karena rumahnya terbakar, maka kini ia tinggal dengan anaknya yang ada di Sekojo.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau secara langsung korban kebakaran di Jalan Sultan Agung, Lorong Batu Ampar, Keluhuran 1 Ilir memberikan bantuan secara langsung. 

Berbagai bantuan diberikan mulai dari makanan, sandang dan pangan. Tak lupa juga bantuan uang Rp 5 juta per Kk.

"Ketika musibah datang tidak ada yang tahu, apakah karena kecerobohan dan lain-lain itu kesampingkan dulu.
Yang penting ibadah tetap terjaga, jangan marah pada sang pencipta mungkin ada yang terbaik dibalik semua ini," kata Deru

Menurutnya Deru, bantuan diberikan sebagai aksi kemanusiaan, tolong terim dengan keikhlasan hati. Memang bantuan ini belum tentu bisa mengobati, untuk anak-anak diberikan trouma healing.

"Untuk dokumentasi, ktp, ijazah, sim, dan lain-lain saya instruksi dengan camat untuk mempermudah itu, kepada instansi terkait juga merespon ini dengan baik. Bila perlu jemput bola. Karena ini untuk kepentingan administrasi," pesannya

Baca juga: Kejurda Drag Race Diapresiasi Herman Deru, Sarana Penyaluran Bakat Pembalap Pemula di Sumsel

Sedangkan Camat IT II Palembang, Septa Marus Eka Putra menambahkan, kebakaran terjadi karena konsletig listrik. Ada 13 bangunan yang terbakar, ada bedeng dan rumah.

"Dalam musibah ini tidak ada korban. Ada 19 kepala keluarga yang rumahnya terbakar. Berbagai bantuan sudah cukup, hanya butuh material untuk membangun kembali rumah warga," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved