Apa Itu Sekolah Ramah Anak? Ini Tujuan Beserta Ciri-cirinya, Guru Wajib Tahu
Berikut pengertian sekolah ramah anak beserta tujuan dan ciri-cirinya yang perlu diketahui.
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Novaldi Hibaturrahman
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Simak apa arti Sekolah Ramah Anak beserta tujuan dan ciri-cirinya guru wajib tahu.
Sekolah Ramah Anak merupakan lembaga pengajaran yang harus diwujudkan guna membantu perkembangan mental dan psikis anak.
Lantas apa itu Sekolah Ramah Anak? Berikut penjelasannya.
Defenisi Sekolah Ramah Anak
Sekolah Ramah Anak adalah sekolah/madrasah yang aman, bersih, sehat, hijau, inklusif dan nyaman bagi perkembangan fisik, kognisi dan psikososial anak perempuan dan anak laki-laki termasuk anak yang memerlukan pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus.
Sekolah ramah anak melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan, kehidupan sosial,serta mendorong tumbuh kembang dan kesejahteraan anak.
Salah satu tujuan disusunnya kebijakan mengenai Sekolah Ramah Anak adalah untuk dapat memenuhi, menjamin dan melindungi hak anak.
Selain itu juga memastikan bahwa satuan pendidikan mampu mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak serta mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab kepada kehidupan yang toleran.
Adapun prinsip utamanya adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak.
Ciri-ciri Sekolah Ramah Anak
Menurut Ratnasari Diah Utami, dkk, dalam jurnal Implementasi Penerapan Sekolah Ramah Anak pada Penyelenggaraan Pendidikan Sekolah Dasar (2017), sekolah ramah anak memiliki lima ciri, yaitu:
1. Adanya perlakukan adil bagi murid laki-laki dan perempuan
Dikutip dari jurnal Identifikasi Model Sekolah Ramah Anak (SRA) Jenjang Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Se-Kecamatan Semarang Selatan (2011) karya Kristanto dan kawan-kawan, tenaga kependidikan harus memberikan perlakuan yang adil kepada murid laki-laki dan perempuan.
Perlakuan adil ini artinya memberi kasih sayang, perhatian, dan pembelajaran yang setara, tanpa membedakan agama, kondisi ekonomi, kondisi fisik, dan budaya dari anak tersebut.
Tidak hanya itu, seluruh tenaga kependidikan juga harus menghormati hak anak dan juga melindunginya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Apa-Itu-Sekolah-Ramah-Anak.jpg)