Berita Muratara

Sudah Musim Kemarau Tapi Hujan Hingga Banjir, Ini Pesan BPBD Muratara

Sudah Musim Kemarau tapi hujan hingga banjir terjadi di jalan poros antar desa di Desa Kelumpang Jaya (SP11), Kecamatan Nibung, Muratara

Dokumentasi Warga
Warga membatu mendorong mobil yang nyaris terseret arus saat nekat menerobos banjir di Desa Kelumpang Jaya (SP11), Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara, Jumat (15/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah 


TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Akses jalan poros antar desa di Desa Kelumpang Jaya (SP11), Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dilaporkan terendam banjir, Jumat (15/7/2022).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Zainal Arifin melalui Sekretaris Rohma Juwita mengatakan banjir akibat luapan sungai kecil yang menggenangi jalan di desa itu hanya sesaat. 

"Tim reaksi cepat kita sudah ke lokasi, laporan dari mereka sekarang sudah berangsur surut, air naik subuh tadi, jadi sekali lewat saja, yang meluap itu sungai kecil," katanya. 

Meski demikian, Rohma mengimbau masyarakat untuk tetap siaga banjir yang lebih besar karena melihat kondisi cuaca di Muratara saat ini tidak stabil. 

Menurut dia, sebenarnya kini sudah memasuki musim kemarau, bahkan volume sungai Rupit dan Rawas yang merupakan sungai terbesar di daerah ini masih terpantau aman. 

"Cuaca kita tidak stabil, kalau sungai Rupit, sungai Rawas masih stabil, tetapi kita tetap siaga, karena yang namanya bencana bisa datang kapan saja," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kelumpang Jaya, Malaka Hendri mengungkapkan air sungai di desanya meluap akibat diguyur hujan sejak dini hari hingga pagi bahkan menjelang siang. 

"Yang terendam jalan poros, kalau rumah warga ada lah sekitar 10 sampai 15 rumah yang terdampak, hujan dari semalam sampai siang ini masih dikit-dikit," katanya.

Ia mengatakan meski jalan yang terendam sulit dilewati, namun masih ada saja kendaraan nekat menerobos banjir. 

Baca juga: Curi Motor Pak Kadus di Musi Rawas, 3 Pria Asal Muratara Ditangkap Polisi

Akibatnya, sejumlah kendaraan mengalami mogok usai menerobos genangan air, bahkan ada mobil yang nyaris terseret arus cukup deras.

"Iya tadi ada (kendaraan) yang mogok, ada mobil hampir terseret juga, untungnya dibantu warga, kalau aktivitas warga di sini masih seperti biasa itulah," katanya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved