Fornas 2022 Sumsel
Siswa SMAN 1 Indralaya Tampilkan Bunga Raflesia Arnoldi, Lomba Culturla Parade Fornas VI Sumsel
Siswa SMAN 1 Indralaya Ogan Ilir mewakili Sumsel mengenakan busana bertema bunga Raflesia Arnoldi pada Lomba Culturla Parade Fornas VI Sumsel.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengirimkan dua kontingen untuk Induk Olahraga (Inorga) Federasi Youth Band Indonesia (FYBI), kategori Lomba Culturla Parade yang diadakan di Jalan Pom IX.
Penampilan kontingen asal Sumsel cukup menarik perhatian, karena mengenakan pakaian dari daur ulang yang terbuat dari plastik, kardus, tali rapiah dan lain-lain.
"Satu pakaian bertemakan bunga Raflesia Arnoldi dan satu lagi burung merak, yang kesemua dari bahan bekas yang didaur ulang," kata M Trinanda Kurniawan, Penanggung Jawab Pakaian disela-sela Culturla Parade yang diadakan di Jalan Pom IX, Senin (4/7/2022)
Lebih lanjut ia mengatakan, mereka peserta Marching Band Gema Satrya Cendana dari SMA Negeri 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumsel.
"Kita mengunggulkan bunga Raflesia Arnoldi karena ini unik dan beratnya hampir 5 kg. Ini yang buat kita-kita siswa SMA Negeri 1 Indralaya, yang dibuat kurang lebih dua bulan khusus untuk Fornas," ungkapnya
Menurutnya, mereka memiliki bahan -bahan bekas yang didaur ulang untuk bahan pakaian karena di Indonesia ini produksi sampahnya masih banyak.
"Maka harapannya bisa mulai go green, karena kita juga ada perkumpulan green generation. Kita berusaha manfaatkan barang-barang bekas untuk didaur ulang jadi yang bermanfaat," cetusnya.
Baca juga: LIPSUS: Peserta Pakai Biaya Mandiri, Total Dana Penyelenggaraan FORNAS VI Sumsel Rp 17 Miliar (1)
Sementara itu Firdyah yang mengenakan pakaian bunga Raflesia Arnoldi mengatakan, ini kali keduanya ia mengikuti kegiatan seperti ini.
"Perasannya senang bisa ikut berpartisipasi untuk mengharumkan nama Sumsel. Kalau baju ini beratnya hampir 5 kg, ia lumayan la ya tapi dibawa enjoy aja," cetusnya
Sesekali Firdyah pun dibantu Trinanda untuk memperbaiki pakaian atau kostum yang dikenakan, karena terkadang miring kanan kiri sehingga butuh bantuan untuk merapikannya.
Sedangkan Panitia FBI Norman menambahkan, yang dinilai di Lomba Culturla Parade ini seperti, keselarasan pakaian, kekompakan, perfoma dan lain-lain.
"Untuk kontingen yang ikut ada 10 provinsi di Indonesia," katanya.
Baca berita lainnya langsung dari google news.