Berita OKI

Buron Enam Tahun Jadi Buronan Polisi, Pelaku Pembunuhan di OKI Akhirnya Ditangkap

Polisi menangkap Abdul Rohim pelaku pembunuhan base camp PT Sampoerna Agro kebun Nawa Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang OKI

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Abdul Rohim (52) tersangka pembunuhan di base camp PT Sampoerna Agro OKI saat rilis di Mapolres OKI, Selasa (21/6/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Kasus pembunuhan Biliadi (35) di kebun sawit Nawa Surya, PT Sampoerna Agro, Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2016 lalu terkuak.

Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir berhasil meringkus seorang pria bernama Abdul Rohim (52) pelaku pembunuhan sadis itu.

Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto melalui Kasat Reskrim AKP Jatrat Tunggal menjelaskan penangkapan terduga pelaku. 

"Pelaku ini kita tangkap di pasar SP 6 Desa Tanjung Emas Mulya Mesuji Timur Lampung. Akhirnya pelaku diamankan setelah sekian lama buron," kata AKP Jatrat didampingi Kanit Pidum Ipda Putu Surya, Selasa (21/6/2022).

Dikatakan kronologi pembunuhan yang membuat korban meninggal dunia, diawali cekcok mulut karena pembagian uang gaji.

Pelaku sebagai mandor tidak terima dengan korban.

"Mulanya korban Andi Rizal (37) menagih uang gaji kepada pelaku dan karena kantor tutup. Sehingga pelaku menyuruh korban mengambil di perusahaan saja," ungkap Ipda Surya.

Akibat hal tersebut, maka terjadilah keributan antara pelaku dengan korban Andi Rizal.

"Selanjutnya datanglah korban Biliadi dan langsung menampar pelaku. Hingga terjadilah keributan antar keduanya dan saat itu dilerai oleh warga sekitar," tambahnya.

Baca juga: Saya Minta Ketegasan Pak Bupati, Polwan Suci Darma Minta Suami Dipecat, Kasus ASN OKI Selingkuh

Masih kata dia, seorang lagi bernama Santo dan temannya sebanyak enam orang mendatangi base camp PT Sampoerna Agro kebun Nawa Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang.

"Terjadilah kekerasan bersama-sama dan sampai menyebabkan korban Biliadi meninggal dunia. Dimana dari tujuh pelaku itu untuk satu pelaku telah ditangkap dan menjalani hukuman," 

"Sementara untuk pelaku lainnya saat ini masih buron," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved