Berita OKU Timur

Dibantu Ekskavator, Jembatan Bailey Dipasang di Jembatan Bantan OKU Timur yang Ambruk

Pengerjaan perbaikan jembatan yang ambruk di Desa Bantan Pelita, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur terus dilakukan

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDO
Perakitan rangkaian jembatan bailey atau jembatan darurat menggunakan dua alat berat eskavator di Desa Bantan Pelita, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur, Senin (13/6/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -Pengerjaan perbaikan jembatan yang ambruk di Desa Bantan Pelita, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur terus dilakukan , Senin (13/6/2022).

Dua alat berat ekskavator yang telah digunakan untuk perakitan jembatan darurat ini diharapkan bisa mempercepat pengerjaan rangka bailey.

Jembatan rangka baja tersebut akan dipasang persis di atas jembatan yang ambruk di Desa Bantan Pelita, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur.

Satu ekskavator terlihat mendorong rangka baja tersebut, sedangkan satu ekskavator lainya bersiap di seberang untuk menarik rangkaian.

Tidak membutuhkan waktu lama, hanya berkisar 15 menit rangkaian bailey sudah bisa diletakan di atas jembatan yang ambruk.

Setelah itu akan dilakukan penyelesaian rangkaian bailey.

"Alhamdulillah sudah dirangkai, penyelesaian jembatan rangkaian bailey ini diusahakan secepatnya selesai," ucap Kepala UPTD Jalan dan Jembatan PUBMTR Provinsi Sumsel, Ibnu Holdun, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Diikuti 1.700 Peserta, Bupati Enos Buka Festival Pelajar Kabupaten OKU Timur 2022

Setelah jembatan bailey ini rampung dirakit, tak hanya pejalan kaki dan pengendara sepeda motor yang bisa melintas namun juga kendaraan roda empat.

"Seperti kendaraan roda empat dengan berat dibawah 3 ton nantinya juga bisa melintas," tutupnya
 


 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved