Berita Sumsel
Dekranasda OKU Selatan Hidupkan Kembali Kerajinan Tenun
Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Selatan Isyana Lonitasari Popo, memiliki harapan besar untuk menghidupkan kerajinan tenun
TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA- Ketua Dekranasda Kabupaten OKU Selatan Isyana Lonitasari Popo, memiliki harapan besar untuk menghidupkan kerajinan tenun dengan Kota Muaradua sebagai lokasi sentralnya.
Upaya inipun diungkapkan oleh Ketua Dekranasda Isyana Lonitasari Popo saat dibincangi dalam kegiatan pelatihan dasar tenun Kawai Kanduk, di Gedung dewan kesenian beberapa waktu lalu.
"Sebab selama ini kita beli di Jawa hasil dari mesin. Maka kita berinisiatif Kain Kawai Kanduk di Produksi sendiri di OKU Selatan dengan menghidupkan kembali proses Bertenun yang disentralkan di Kota Muaradua,"ujar Isyana, Selasa (7/6/2022).
Sehubungan dengan hal ini sambungnya, dekranasda mulai merekrut ibu-ibu rumah tangga untuk dilatih teknik-teknik dasar tenun meskipun dimulai dalam skala kecil, dan secara bertahap kedepan terciptanya pengarajin tenun semakin membesar.
Baca juga: Usai Divaksin Booster, Sulaiman Dapat Undian Sepeda Motor Dari Polres OKU Selatan
"Harapan kita ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi dan pendapatan masyarakat melalui kawai kanduk ini,"tambahnya.
Sementara itu, Ilham salah satu instruktur pelatih tenun mengatakan jika upaya untuk menghidupkan kerajinan tenun tersebut jelas sangat baik.
Karena akan banyak menuai manfaat besar untuk ekonomi, serta nilai kebudayaan khas di OKU Selatan.
"Menenun ini sebenarnya, siapapun bisa melakukannya. Namun, kembali lagi, semua harus diawali dengan niat dan kemauan kuat. Tentu paling pertama yang harus dilakukan membuka hati untuk melakukan tenun itu sendiri," bebernya.
Dia juga meengatakan jika, tenun untuk membuat bahan dasar kain punya keuntungan sendiri didapat ketimbang menggunakan semi mesin.
Dimana hasil kain yang didapat lebih padat, dan corak warna yang diinginkan bisa dibuat lebih variatif.
"Untuk tenun sendiri, biasnya hasil yang didapat para penenun yang sudah mahir. Dalam 10 hari bisa mengasilkan kain, sepanjang 200 cm atau 2 Meter," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/dekranasda.jpg)