Berita Nasional

Jerman Sedang Cari 300 Perawat Indonesia, Pendaftaran Tutup Tiga Hari Lagi

Kebutuhan tersebut disampaikan oleh Pemerintah Jerman kepada Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui surat nomor: PENG.07/KWS3.DIT2

Tayang:

TRIBUNSUMSEL.COM - 300 perawat sedang dicari oleh Jerman.

Jerman membuka rekrutmen 300 perawat Indonesia.

Kebutuhan tersebut disampaikan oleh Pemerintah Jerman kepada Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui surat nomor: PENG.07/KWS3.DIT2/PP.02.04/IV/2022. Isi surat itu terkait pengumuman pendaftaran penempatan calon kandidat pekerja migran Indonesia (PMI) perawat program goverment to goverment (G to G) di Jerman gelombang kedua.

"Memperhatikan surat permintaan kebutuhan tenaga perawat Indonesia di Jerman melalui skema penempatan pemerintah atau government to government dari Direktur Hubungan Internasional Agensi Ketenagakerjaan Federal Jerman pada 4 April 2022, dalam kerangka program triple win berdasarkan persetujuan antara Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Bundesagentur fuer Arbeit (BA) Jerman tentang Penempatan dan Pelindungan Penempatan Tenaga Kesehatan Indonesia di Jerman pada 16 dan 26 Juli 2021," demikian isi dari surat tersebut dikutip dari laman resmi BP2MI. 

Adapun tenaga perawat Indonesia yang dibutuhkan yaitu Unit Perawatan Intensif, Perawatan Geriatri/ Panti Asuhan/ Perawatan Lansia, Bangsal Umum, Bangsal Medis dan Bedah, Ruang Operasi, Neurologi, Ortopedi dan bidang terkait, Psikiatri, Bangsal Anak dan Neonatal.

Adapun total kebutuhan sebanyak 300 perawat, termasuk untuk 16 kandidat calon pekerja migran Indonesia yang masuk daftar tunggu di gelombang pertama 2021.

Pembukaan serta pendaftaran rekrutmen tenaga perawat Indonesia ini telah dibuka sejak 12 Mei dan akan berakhir 9 Juni 2022.

Artikel ini telah tayang di Kompas

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved