Breaking News

Kabel Semrawut di Palembang

Kabel Wifi Semrawut di Palembang, Ini Komentar Penyedia Jaringan Internet

Kabel wifi semrawut. Banyaknya tiang dan kabel jaringan internet yang tidak tertata menuai kritik dari sejumlah warga Kota Palembang.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ZAINI
Kabel semrawut, terjuntai di sisi kiri dan kanan Jalan Sapta Marga Kota Palembang, Jumat (3/6/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kabel wifi semrawut. Banyaknya tiang dan kabel jaringan internet yang tidak tertata menuai kritik dari sejumlah warga Kota Palembang.

Masing-masing perusahaan penyedia jaringan internet memasang tiang dan kabel sehingga sering ditemukan menumpuk seperti benang kusut.

Sementara itu Telkom yang sejak puluhan tahun sudah hadir dan membangun jaringan telepon kabel hingga internet mengklaim telah memberikan contoh pemasangan jaringan internet yang baik dan sesuai standar.

Sebab jika pemasangan jaringan semrawut dampaknya bukan cuma tidak enak dipandang mata tapi juga menganggu kinerja jaringan.

"Semua jaringan kita pasang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) baik dari ukuran tiang, kabel, perizinan dan lainnya bukan asal pasang saja," kata General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi Sumatera Selatan, Muhammad Yusuf, Kamis (2/6/2022).

Lebih lanjut M Yusuf mengatakan jika pemasangan kabel tumpang tindih kinerja jaringan terganggu dan sulit melakukan perawatan.

Kata dia, jika ada gangguan, teknisi yang akan memanjat tiang juga sulit karena kabel tumpang tindih. Pada saat pemasangan atau pemotongan kabel juga dikhawatirkan terkena kabel operator lain tanpa sengaja.

Begitu juga sebaliknya. Jika operator lain melakukan perawatan jaringan juga bisa saja terkena kabel IndiHome.

"Banyak kejadian kabel IndiHome terpotong oleh petugas operator lain yang memasang jaringan tapi sayangnya tidak tahu pelakunya dan ini juga jadi kendala kita," katanya.

Telkom tahun ini juga terus mengembangkan jaringan secara besar-besaran dengan daerah outer Palembang karena potensi pelanggan di Sumsel sangat potensial.

"Tahun ini kita targetkan pertumbuhan pelanggan di atas 25 persen dan optimis bisa dicapai," katanya.

Selain Telkom, perusahaan yang juga sedang gencar mengembangkan jaringan di Kota Palembang saat ini adalah MyRepublic.

Semrawutnya jaringan yang sudah ada terlebih dahulu membuat operator satu ini juga dihadapkan dengan kendala. Pasalnya banyak warga yang khawatir kehadiran tiang dan kabel MyRepublic juga akan sama dengan para pendahulunya.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Booster di Sumsel Baru 14,49 Persen, Perlu Dukungan Kebijakan

Menyikapi hal ini, Branch Manager My Republik M Syeis mengatakan, pemasangan jaringan internet rumah sudah sesuai dengan standar yakni meminta izin pada pihak setempat.

Jika pemasangan di komplek perumahan maka izin dengan perangkat RT atau RW setempat. Jika pemasangan jaringan skala besar di kota atau kabupatan maka izinnya dengan Dinas Pekerjaan Umum karena cakupannya lebih luas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved