Berita Palembang

Siapa saja Lima Timsel Bawaslu Provinsi Sumsel Terpilih? Berikut Daftar Namanya

Lima Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sudah terpilih. Ini daftar namanya

TRIBUNSUMSEL.COM
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Daftar nama Lima Timsel Bawaslu Sumsel Terpilih 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG,--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, telah mengumumkan 125 anggota terpilih Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu di 25 provinsi, termasuk 5 orang di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

Dari daftar tersebut, nama anggota Timsel terpilih disebutkan dan mayoritas berlatar belakang akademisi, dari sebelumnya ada 15 yang berasal dari berbagai unsur.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Pengumuman Nomor:0008/HK.01.01/SJ/05/05/2022 tentang Calon Anggota Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi di 25 Provinsi Masa Jabatan 2022-2027, yang disampaikan Ketua Bawaslu RI Ahmad Bagja dikeluarkan pada 19 Mei.

Ke lima nama itu diantaranya, Dr Aris Munandar (unsur GMNI/ akademisi Unsri), Dr M Adil (UIN Raden Fattah Palemban), Dr Evada Dewata (Poltek Unsri), Dr Ali Dahwir (Universitas Palembang/Unpal), dan Zakaria Wahab (Unsri).

Komisioner Bawaslu Sumsel Ahmad Junaidi, membenarkan nama- nama Timsel terpilih tersebut yang telah dikeluarkan Bawaslu RI.

Diterangkannya, nantinya tugas para Timsel itu melakukan seleksi calon anggota Bawaslu tingkat Provinsi, untuk masa tugas 2022- 2027.

"Jadi tugas mereka, mulai dari sosialisasi, penerimaan berkas administrasi, test tertulis, psiko test,  test kesehatan dan wawancara adalah tugas pansel," paparnya.

Sementara anggota Timsel Bawaslu Sumsel terpilih Dr Aris Munandar mengatakan, jika pihaknya akan berusaha maksimal menyaring dan menjaring para Pengawas Pemilu itu sebaik mungkin tanpa adanya pesanan atau titipan pihak tertentu.

Diterangkannya, bekerja baik tidak hanya ditentukan oleh faktor pengetahuan atau intelektual, tapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologi.

Mengingat, banyak orang pintar, tapi tidak semua mempunyai dedikasi terhadap pekerjaan seperti yang diamanahkan. 

"Saya harap Timsel Bawaslu Sumsel yang terbentuk akan melakukan penguatan pada  aspek psikologis. Tes psikologis diharapkan mampu memprediksi, sebuah tim pengawasan pemilu yang profesional dan jurdil (jujur dan adil)," katanya, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Sosok Erza Sembiring, Anak Muda Masuk Bursa Calon Ketua Inkindo Sumsel

Apalagi diungkapkan Aris, beberapa waktu lalu marak diberitakan para pengawas pemilu, di sebuah kabupaten berikut aparat sekretariatnya dicokok lantaran korupsi.

Ini dikarenakan akibat mereka berorientasi pada pendapatan, bukan pada pekerjaan. 

"Nah, dengan psikotes diharapkan hal tersebut tidak akan terjadi, akan dihindari komisioner, yang hanya berorientasi pada pendapatan dengan mengabaikan fungsi pengawasannya," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved