Berita Banyuasin
Baru Mau Rasakan Enak, Petani di Banyuasin Keluhkan Harga Sawit Terjun Bebas
Harga sawit tingkat petani di Banyuasin semula Rp 3.000 sampai Rp 3.500 per kgnya, saat ini terjun bebas.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Harga sawit yang semula Rp 3.000 sampai Rp 3.500 per kgnya, saat ini terjun bebas.
Harga jual di kalangan petani saat ini hanya Rp 1.300 sampai Rp 1.400 per kilogram.
Ini yang membuat petani kembali lesu, karena harga sawit terjun bebas.
Turunnya harga sawit sangat drastis dan dirasa sangat cepat.
Seperti diungkapkan sejumlah petani yang ada di Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin.
Menurut sejumlah petani, harga sawit sangat jatuh sampai Rp 1.300 dan tidak diketahui faktornya.
"Di jalur 29, malah harga sawit turun drastis. Dari Rp 3.100 sekarang jadi Rp 1.300 per kg. Baru juga senang, sekarang sudah turun lagi," ujar Susi, Jumat (13/5/2022).
Turunnya harga sawit, menjadi pertanyaan para petani.
Karena, turunnya harga sawit terbilang tidak wajar. Sehingga, membuat petani sawit takut harga sawit kian hari kian turun.
Terlebih, beberapa hari menjelang lebaran harga sawit bahkan pernah menyentuh harga Rp 700 per kgnya.
Usai lebaran, kembali naik namun kenaikannya tidak signifikan.
Hingga saat ini, harga sawit masih bertengger di harga Rp 1.300 sampai Rp 1.400 per kgnya.
"Itu jual ke pengepul, dihargai Rp 1.300 per kg. Mau tidak mau, pasti tetap dijual. Jumlah sawit yang dihasilkan juga mulai berkurang," ungkap Musi Andy.
Baca juga: Disidak Wabup, Dua Pabrik Sawit di Banyuasin Ketahuan Beli TBS Dibawah Standar
Meski mengetahui harga sawit yang dipatok pemerintah, namun petani mengaku tidak dapat berbuat banyak.
Mereka tetap terpaksa menjual sawit dengan harga yang telah ditentukan tengkulak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Harga-Sawit-Sumsel-April-2022.jpg)