Berita Palembang
Oleh-oleh Palembang Selain Makanan, Jumputan dan Tas Palembangan Paling Banyak Diburu Pemudik
Kain khas Sumsel biasanya dijadikan oleh-oleh karena punya ciri khas sendiri dan etnik. Sehingga bukan cuma kuliner saja yang bisa jadi oleh-oleh.
Penulis: Hartati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Oleh-oleh Palembang selain makanan, jumputan dan tas Palembangan paling banyak diburu pemudik.
Berkah mudik tahun ini juga dirasakan oleh pengusaha UMKM fesyen karena mereka juga ikut ketiban rezeki karena pemudik yang pulang kampung membawakan kain khas Palembang hingga aksesorisnya sebagai oleh-oleh.
Pengelola pusat oleh-oleh Local Pride Palembang, Faisal mengatakan omset local pride naik hingga 60 persen selama Ramadhan dan Lebaran.
Pemudik ada yang beli langsung ke galeri di Palembang Indah Mall (PIM) atau membeli di galeri yang ada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II saat akan terbang.
"Iya, banyak pemudik mencari oleh-oleh sehingga berdampak kepada penjualan dan membantu teman teman UMKM," ujar Faisal, Jumat (6/5/2022).
Dia mengatakan kain khas Sumsel biasanya dijadikan oleh-oleh karena punya ciri khas sendiri dan etnik. Sehingga bukan cuma kuliner saja yang bisa jadi oleh-oleh tapi fesyen.
Faisal bersyukur kebijakan boleh mudik bukan cuma bisa mengobati rindu kampung halaman dan silaturahmi dengan sanak keluarga saja tapi juga bisa membantu omset UMKM naik karena selama pandemi penjualan UMKM turun drastis.
Faisal mengatakan oleh-oleh Fesyen yang paling banyak diburu pembeli yakni baju, kain jumputan dan tas Palembangan.
"Harga barang yang kita jual sama saja tidak ada kenaikan harga dan yang jelas barangnya berkualitas sebab bukan produk UMKM Sumsel saja yang disediakan di local pride tapi juga produk UMKM di luar Sumsel juga," ujar SEO Duo Berasal Songket itu.
Baca juga: Omset Penjualan Pempek Palembang Naik 50 Persen Selama Mudik dan Balik Lebaran
Sementara itu perajin fesyen Palembang lainnya Bunga mengatakan penjualan fesyen secara online saat lebaran tidak terlalu naik karena biasanya kalau membeli oleh-oleh mudik pengunjung lebih senang beli langsung ke galeri daripada online.
Sementara itu dia selama lebaran memilih tutup galeri karena fokus silaturahmi dan liburan bersama keluarga.
"Tidak terlalu berdampak omset untuk oleh-oleh mudik sebab pilih istirahat dulu," ujar Bunga.
Baca berita lainnya langsung dari google news.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Oleh-oleh-Palembang-selain-makanan-jumputan-dan-tas-Palembangan-paling-banyak-diburu.jpg)